Batam, Anambasnews.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV serta Bazar TP-PKK Tingkat Kecamatan Lubukbaja, Sabtu (7/2/2026) malam. Acara tersebut dipusatkan di halaman Kantor Camat Lubukbaja.
Turut hadir mendampinginya Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Anggota DPRD Kota Batam Taufik Ace Muntasir, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batam Erdawati Firmansyah, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum spiritual untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengaitkan kemukjizatan Al-Qur’an dengan perkembangan sains modern, merujuk pada pemikiran ilmuwan asal Prancis, Maurice Bucaille.
“Al-Qur’an merupakan kebenaran yang bersifat universal. Tidak ada satu pun ayatnya yang bertentangan dengan sains, mulai dari proses embriologi manusia, keteraturan astronomi, hingga bukti arkeologis sejarah masa lalu. Ini menjadi bukti bahwa Al-Qur’an adalah penjaga peradaban,” ujar Amsakar.
Memasuki masa kepemimpinan selama 11 bulan 17 hari, Amsakar memaparkan sejumlah capaian kinerja dan realisasi janji politik yang telah dirasakan masyarakat. Program tersebut meliputi kepedulian bagi lanjut usia, penyediaan seragam sekolah gratis, layanan pengobatan gratis, beasiswa pendidikan, serta dukungan permodalan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga Rp20 juta.
Meski demikian, ia mengakui masih adanya tantangan besar dalam pemenuhan layanan dasar, khususnya persoalan sampah, banjir, dan air bersih. Akumulasi sampah menahun di tempat pembuangan akhir (TPA) diperkirakan mencapai 8 juta ton.
“Volume sampah harian mencapai sekitar 1.300 ton, sementara sebagian armada pengangkut sudah tidak layak. Pemerintah telah mengalokasikan dana belanja tidak terduga (BTT) untuk percepatan penanganan, termasuk penambahan armada,” tegasnya.
Terkait 18 wilayah krisis air bersih (stress area), Amsakar menyebut Pemko Batam bersama BP Batam terus mendorong pihak pengelola air untuk menyelesaikan persoalan dari hulu hingga hilir.
“Saya memahami tingginya keluhan masyarakat terkait air bersih karena ini kebutuhan dasar. Saya sudah menginstruksikan tim untuk terus mengawal di BP Batam agar 18 titik tersebut segera dituntaskan,” tambahnya.
Di sisi lain, data makro menunjukkan kinerja positif Kota Batam. Pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 6,89 persen, meningkat dari capaian sebelumnya sebesar 6,6 persen.
“Realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target. Yang paling membanggakan, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Ini menunjukkan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Batam berada di jalur yang tepat,” jelasnya.(*Ramdan)













