AnambasPendidikan dan Kesehatan

Tim Kemenkes Survei Lokasi Pembangunan RSUD Tarempa

88
×

Tim Kemenkes Survei Lokasi Pembangunan RSUD Tarempa

Sebarkan artikel ini
Tim survei dari Kemenkes peninjauan lokasi pembagunan RSUD Tarempa di Tanjung Momong, Selasa, 12/11/ 2024. (Foto: Akbar/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM – Tim survei dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan peninjauan langsung di Kabupaten Anambas untuk mengevaluasi kondisi lahan yang direncanakan untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa, Selasa, 12 November 2024.

Survei ini dilakukan di tiga lokasi, yakni lahan reklamasi di Tanjung Momong, bangunan induk RSUD Tarempa saat ini, dan kawasan Pasir Peti.

Dari hasil pantauan di lapangan, tim Kemenkes telah menandai area Tanjung Momong dan Pasir Peti dengan patok-patok, serta memberikan himbauan kepada warga sekitar untuk segera mengosongkan area tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan lokasi yang layak bagi pengembangan fasilitas kesehatan di Anambas.

Kepala Bidang Aset Kabupaten Anambas, Joni Usman, menyebutkan bahwa lahan di Tanjung Momong dianggap sangat layak untuk pembangunan rumah sakit.

“Lahan sudah milik kita (Pemkab Anambas), namun sertifikat dari BPN (Badan Pertanahan Nasional) masih dalam proses pengurusan,” ujarnya.

Joni optimis bahwa sertifikasi lahan tersebut akan segera keluar, sehingga tidak ada kendala dalam proses perencanaan pembangunan RSUD Tarempa.

Di sisi lain, Asisten I Kabupaten Anambas, Akmaruzzaman, menyampaikan bahwa belum ada keputusan final mengenai lahan mana yang akan dipilih.

“Saat ini, masih dalam tahap pemilihan lokasi yang paling cocok,” kata Akmaruzzaman.

Ia juga menjelaskan bahwa tim survei tertarik untuk melakukan pengembangan pada bangunan induk RSUD Tarempa saat ini dengan menggabungkan lahan RSUD tersebut dengan Taman Bermadah.

Rencana ini meliputi pembangunan terowongan atau jembatan yang menghubungkan bangunan RSUD dengan Taman Bermadah.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan hibah untuk pembangunan fisik RSUD Tarempa dengan anggaran sebesar Rp 150 miliar.

Hibah ini bertujuan untuk meningkatkan status rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C, yang memerlukan lahan minimal seluas 3 hektare. Rencana pembangunan RSUD Tarempa ini dijadwalkan untuk dimulai pada tahun 2027.(Burhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!