Tanjungpinang, Anambasnews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, meminta Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan sedikitnya 100 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Permintaan ini disampaikan karena wilayah yang 98 persennya berupa lautan ini dinilai sangat relevan dan potensial untuk pengembangan program strategis nasional tersebut.
Hal ini kembali ditegaskan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, saat memimpin rapat pemantapan data usulan pembangunan KNMP Tahun 2026.
Ia meminta seluruh kabupaten dan kota memastikan kesiapan lokasi, mulai dari legalitas lahan, akses jalan, air bersih hingga listrik agar pembangunan berjalan lancar tahun ini.
“Sangat cocok untuk meningkatkan taraf hidup nelayan. Saya minta daerah benar-benar dukung dan tuntaskan program ini,” tegas Ansar.
Dari data pusat, saat ini Kepri sudah memiliki 4 kampung nelayan (3 di Batam, 1 di Natuna), 32 lokasi dinyatakan siap, dan 20 lainnya masih tahap validasi.
Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 1.269 KNMP tahun ini, dan mencapai 5.000 lokasi pada 2029 mendatang.
Program ini tak hanya soal fasilitas, tapi kunci peningkatan pendapatan, perluasan distribusi hasil tangkapan, dan penyerapan tenaga kerja masyarakat pesisir.(*Dani)













