BatamSosial dan Ekonomi

Sekda Batam Terima Kunjungan DPD RI, Bahas Pengembangan Industri dan Ekonomi Daerah

7
×

Sekda Batam Terima Kunjungan DPD RI, Bahas Pengembangan Industri dan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Sekda Batam, Firmansyah Terima Kunjungan DPD RI, Senin, 24/11/2025. (Foto: Mcb)

Batam, Anambasnews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menerima kunjungan kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Kantor Wali Kota Batam, Senin, 24 November 2025. Komite IV DPD RI ini membidangi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), pajak, perimbangan keuangan pusat dan daerah, lembaga keuangan, serta koperasi dan UMKM.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komite IV DPD RI, Elviana, dan dihadiri oleh anggota DPD RI asal daerah pemilihan Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, yang juga bertindak sebagai koordinator kunjungan kerja.

Elviana menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melalui Sekda Firmansyah, atas fasilitas yang diberikan dalam pertemuan dengan pemangku kepentingan daerah.

“Kunjungan ini bertujuan untuk menggali masukan terkait pelaksanaan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. Kami ingin memahami lebih dalam mengenai penyelenggaraan urusan pemerintah di bidang perindustrian, pembangunan sumber daya industri, pembangunan sarana dan prasarana, pemberdayaan industri, perizinan dan penanaman modal, hingga pengawasan serta pengendalian industri di Kota Batam,” jelasnya.

Firmansyah menjelaskan bahwa Batam, sebagai kawasan industri, memerlukan dukungan regulasi dan pelayanan perizinan yang optimal. “Peningkatan pelayanan perizinan dan pengawasan industri diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan nasional, terutama dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya.

Ia juga berharap dialog ini dapat memperkuat penyusunan kebijakan di tingkat pusat agar lebih adaptif terhadap perkembangan industri daerah. “Kami berharap hasil kunjungan kerja ini dapat menjadi pertimbangan dalam perumusan kebijakan yang lebih baik bagi sektor industri dan perekonomian Indonesia, khususnya di Kota Batam,” tutup Firmansyah.(**Ramdan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!