Batam

Sekda Batam Dukung Pelatihan Welder Baznas, Cetak SDM Unggul

5
×

Sekda Batam Dukung Pelatihan Welder Baznas, Cetak SDM Unggul

Sebarkan artikel ini
Sekda Batam, Firmansyah Buka Pelatihan Juru Las Baznas, (Foto: Mcb)

Batam, Anambasnews.com – Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka pelatihan juru las dan kewirausahaan tingkat Kota Batam Tahun 2025 di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang, Kamis, 21 November 2025.

Pelatihan ini merupakan program pemberdayaan dari Baznas Kota Batam yang bekerja sama dengan LPK Moradex Energi Persada. Sebanyak 50 peserta dari berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Batam mengikuti pelatihan yang berlangsung selama enam hari.

Dalam sambutannya, Firmansyah mengapresiasi inisiatif Baznas Batam yang untuk pertama kalinya mengadakan pelatihan welder. Ia menilai pelatihan ini sebagai upaya menciptakan tenaga kerja bersertifikasi dan membuka peluang usaha mandiri bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, saya menyampaikan terima kasih kepada Baznas atas inisiasi pelatihan ini. Manfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya agar benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Firmansyah.

Ia menambahkan bahwa keahlian las memiliki peluang kerja yang besar seiring dengan meningkatnya kebutuhan konsumen, terutama dalam pembuatan teralis dan konstruksi ringan di Kota Batam.

Firmansyah berharap para peserta yang telah bekerja atau membuka usaha mandiri dapat berkontribusi kembali kepada Baznas, sehingga program pemberdayaan dapat terus berkelanjutan.

“Setelah memiliki pendapatan yang cukup, kami berharap para alumni dapat turut memberikan sumbangsih kepada Baznas agar program seperti ini bisa terus berkembang,” tuturnya.

Pemko Batam, kata Firmansyah, akan terus memperluas program pelatihan berbasis keterampilan untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi warga Batam.

Ketua Baznas Kota Batam, Habib Soleh, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan arahan Wali Kota agar pendistribusian zakat tidak hanya bersifat konsumtif. Setidaknya 40 persen anggaran dialokasikan untuk produktivitas dan peningkatan keahlian mustahik.

“Sebanyak 50 peserta yang mengikuti pelatihan ini direkomendasikan oleh 15 UPZ dari masjid-masjid di Batam. Anggaran yang digunakan seluruhnya ditanggung Baznas Kota Batam, sebesar Rp278 juta,” jelas Habib Soleh.(**Ramdan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!