Anambasnews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Anambas meningkatkan intensitas patroli selama bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban umum tetap kondusif di seluruh wilayah.
Patroli digelar secara rutin dengan menyasar sejumlah titik strategis dan rawan pelanggaran, tanpa pemberitahuan sebelumnya. Sasaran meliputi pasar, tempat keramaian, tempat hiburan malam (THM), rumah kos, hotel, hingga pelosok desa untuk memastikan tidak ada pelanggaran aturan daerah.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Rasyid, menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir aktivitas yang mengganggu ketenangan masyarakat selama bulan suci.
“Patroli sering kita lakukan, semua didatangi. Terakhir itu kita patroli di pasar, dari warung ke warung,” ujar Abdul Rasyid, Selasa (3/3/2026).
Dalam operasi tersebut, Satpol PP menemukan adanya pedagang yang masih menjual minuman beralkohol jenis bir dalam jumlah terbatas. Meski hanya ditemukan 4 hingga 7 kaleng, hal ini tetap menjadi perhatian petugas.
“Ada beberapa yang jual tapi ga banyak, cuma 4 atau 7 kaleng. Kita lakukan pendekatan persuasif agar jangan jual lagi,” tegas Abdul Rasyid.
Meski mengedepankan pendekatan humanis, Satpol PP menegaskan akan terus melakukan pengawasan ketat dan meminta penjual menghentikan aktivitas tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap Ramadan.
Selain pengawasan peredaran minuman beralkohol, Satpol PP juga bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat, salah satunya informasi mengenai rencana kegiatan “perang sarung” oleh sekelompok remaja. Petugas langsung mendatangi sejumlah titik yang dilaporkan, antara lain kawasan Tanjung, sekitar Masjid Agung, dan Antang untuk mencegah potensi keributan.
Namun, saat tiba di lokasi, petugas tidak menemukan aktivitas yang dimaksud. Diduga kelompok remaja tersebut telah membubarkan diri sebelum patroli tiba.
“Mungkin sudah bubar duluan. Lokasinya beragam, ada di Tanjung, Masjid Agung hingga di Antang,” jelas Rasyid.
Satpol PP memastikan patroli akan terus digelar secara intensif hingga akhir Ramadan, dengan pengawasan yang diperluas, terutama pada malam hari, untuk mengantisipasi potensi gangguan.
Abdul Rasyid mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama bulan suci. Ia menegaskan Satpol PP akan bertindak cepat terhadap setiap laporan yang masuk.(*Julianto)













