Anambasnews.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Anambas akan membuka lowongan tenaga kerja untuk RSUD Tarempa tipe C, mengingat kebutuhan tenaga yang cukup besar seiring rencana pengoperasian penuh rumah sakit tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, menyatakan bahwa berdasarkan aturan dan analisis, rumah sakit tipe C idealnya didukung sekitar 400 orang karyawan. Jumlah tersebut mencakup seluruh kebutuhan operasional, mulai dari dokter, perawat, hingga tenaga nonmedis seperti satpam dan petugas kebersihan.
“Saat ini tenaga yang ada baru 160 orang, baik ASN maupun karyawan BLUD,” ujar Feri pada Senin, 2 Januari 2026. Dengan demikian, RSUD Tarempa masih kekurangan sekitar 240 orang tenaga kerja.
Untuk sementara, rumah sakit tetap beroperasi dengan mengandalkan 160 tenaga yang ada.
Feri menjelaskan bahwa belum ada kepastian waktu pembukaan penerimaan tenaga baru, karena RSUD Tarempa akan dioperasikan terlebih dahulu untuk melihat kebutuhan riil di lapangan.
“Kita akan lihat dulu mana yang harus diutamakan. Setelah itu, akan ditentukan formasi yang dibutuhkan beserta skema penerimaan, baik melalui pegawai BLUD maupun ASN,” terangnya.
Selain jumlah tenaga, Dinkes juga menyiapkan tenaga profesional untuk mengoperasikan alat medis bantuan dari Kementerian Kesehatan. Kini, tenaga yang paling dibutuhkan adalah dokter spesialis, dokter bedah, dan perawat.
Feri mengungkapkan bahwa penerimaan CPNS dan PPPK tenaga kesehatan di Anambas masih sepi peminat dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagai solusi sementara, Pemerintah Kabupaten Anambas mengandalkan program dokter internship dari Kementerian Kesehatan.(*Ak)













