KepriNatuna

Reses di Pulau Seluan: Marzuki Dorong Solusi untuk Ekspor dan Pendidikan

11
×

Reses di Pulau Seluan: Marzuki Dorong Solusi untuk Ekspor dan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Kepri Marzuki melaksanakan Reses di Pulau Seluan,(Foto: Ist)

ANAMBASNEWS.COM, Natuna – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Marzuki, melaksanakan reses di Kecamatan Pulau Seluan, menyerap berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat.

Dalam dialog bersama warga, terungkap beberapa persoalan utama: minimnya lapangan pekerjaan, keterbatasan sarana kesehatan seperti puskesmas, dan kondisi jalan yang belum memadai. Warga menilai Pulau Seluan, sebagai kecamatan baru, memerlukan percepatan pembangunan infrastruktur dasar.

Kelompok nelayan mengeluhkan terhentinya operasional kapal ekspor ikan selama hampir empat bulan, yang berdampak pada ekonomi warga. Marzuki menjelaskan bahwa masalah ini terkait dengan izin dari pemerintah Tiongkok.

“Kran ekspor ke Tiongkok belum dibuka, sehingga kapal berbendera Hongkong belum bisa beraktivitas,” jelas Marzuki, Jumat, 29/8/2025.

Ia menyatakan bahwa Pemprov Kepri, termasuk Wakil Gubernur dan HNSI, telah berupaya melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kedutaan Besar RRC di Jakarta. Marzuki mendorong Gubernur Kepri untuk turun tangan agar izin ekspor segera dibuka kembali.

Selain masalah ekspor, warga mengusulkan pembangunan talud, perbaikan jalan, serta program pemberdayaan ekonomi di bidang pertanian dan perikanan.

Sementara itu, Guru SMA Seluan, Peter, menyampaikan aspirasi terkait minimnya fasilitas sekolah.

“Sekolah kami yang dibangun melalui APBD 2024 belum memiliki mobiler. Fasilitas belajar sangat terbatas, termasuk komputer yang dibutuhkan untuk ujian,” ujarnya.

Marzuki berjanji akan menyampaikan masalah ini kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

“Sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra, saya akan berkoordinasi dengan Komisi IV DPRD Provinsi, yang juga memiliki dua kader Gerindra, termasuk Ketua Komisi, untuk menindaklanjuti masalah ini,” tegasnya.

Reses ini diharapkan dapat membawa perhatian pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi, untuk meningkatkan kesejahteraan warga Pulau Seluan.(*Jo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *