Natuna

Reses di Desa Sepempang, H. Mustamin Bakri Serap Aspirasi Pemekaran Desa hingga Infrastruktur Air Bersih

8
×

Reses di Desa Sepempang, H. Mustamin Bakri Serap Aspirasi Pemekaran Desa hingga Infrastruktur Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Reses di Desa Sepempang, H. Mustamin Bakri Serap Aspirasi Pemekaran Desa hingga Infrastruktur Air Bersih (Foto: Ist)

Natuna, Anambasnews.com — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Daerah Pemilihan (Dapil) Natuna–Anambas, H. Mustamin Bakri, S.Sos., M.Si., melaksanakan kegiatan reses di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Senin (10/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai menjadi kebutuhan penting bagi peningkatan pelayanan, pembangunan infrastruktur, serta kesejahteraan masyarakat Desa Sepempang.

Salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah rencana pemekaran desa. Masyarakat berharap rencana tersebut dapat diperjuangkan karena proses dan persyaratan administrasinya disebut telah dipersiapkan, termasuk proposal yang sudah lengkap.

Pemekaran dinilai penting untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan.

Selain pemekaran desa, masyarakat juga menyampaikan persoalan ketersediaan air bersih. Warga menjelaskan bahwa sumber air telah tersedia dan kondisinya cukup baik. Namun, air tersebut belum dapat dialirkan secara optimal kepada masyarakat karena masih membutuhkan pembangunan dan mobilisasi jaringan perpipaan.

“Untuk air bersih, sumber airnya sudah tersedia dan cukup bagus. Yang dibutuhkan sekarang adalah bagaimana perpipaan dapat dibangun dan dialirkan ke masyarakat,” menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan dalam reses tersebut.

Aspirasi berikutnya berkaitan dengan pembangunan akses jalan dari Gereja Puak menuju Air Hijau, Desa Sepempang. Warga berharap akses tersebut mendapat perhatian karena menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta membuka akses antarwilayah.

Masyarakat juga mengusulkan pembangunan jalan Batu Kucing di Desa Sepempang. Infrastruktur jalan tersebut diharapkan dapat ditingkatkan sehingga aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi dan mobilitas sehari-hari, dapat berjalan lebih lancar.

Tidak hanya infrastruktur umum, masyarakat turut menyampaikan kebutuhan bantuan untuk pembangunan rumah ibadah, khususnya masjid. Dukungan terhadap sarana keagamaan dinilai penting untuk menunjang aktivitas ibadah dan kegiatan sosial masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Mustamin Bakri menyampaikan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bagian dari bahan perjuangan dan pembahasan sesuai kewenangan DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

Menurutnya, kegiatan reses merupakan kesempatan bagi anggota DPRD untuk turun langsung melihat kondisi masyarakat sekaligus menyerap kebutuhan yang menjadi prioritas di daerah pemilihannya.

“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kita catat dan kita perjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme yang ada. Terutama kebutuhan dasar seperti air bersih, akses jalan dan pembangunan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat,” ujar Mustamin.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan DPRD agar aspirasi masyarakat tidak berhenti sebatas usulan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan.

Mustamin berharap hasil reses di Desa Sepempang dapat menjadi bahan dalam memperjuangkan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat Natuna, khususnya di wilayah Bunguran Timur.

Lima aspirasi utama yang disampaikan masyarakat Desa Sepempang:

1. Perjuangan rencana pemekaran desa yang proposalnya telah dipersiapkan.
2. Pembangunan jaringan perpipaan air bersih dari sumber air yang sudah tersedia.
3. Pembangunan jalan dari Gereja Puak menuju Air Hijau Desa Sepempang.
4. Pembangunan Jalan Batu Kucing Desa Sepempang.
5. Bantuan pembangunan rumah ibadah/madrasah masjid. (*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *