Pendidikan dan KesehatanTanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Siapkan Sekolah Rakyat Rintisan, Ini Persiapannya

6
×

Pemko Tanjungpinang Siapkan Sekolah Rakyat Rintisan, Ini Persiapannya

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, (Foto: Ist)

ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus mematangkan persiapan pembukaan Sekolah Rakyat (SR) rintisan 1c, sebuah program pendidikan gratis berbasis asrama (boarding school) yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menyatakan bahwa Pemko saat ini masih menunggu penetapan Surat Keputusan (SK) dari Pemerintah Pusat terkait jadwal pelaksanaan program ini.

SR rintisan ini direncanakan akan dimulai pada September 2025, dengan kuota awal sebanyak 100 siswa. Rinciannya, 50 siswa untuk tingkat SD, 25 siswa SMP, dan 25 siswa SMA, yang akan dibagi ke dalam empat rombongan belajar (rombel).

“Sebanyak 100 calon peserta didik untuk SR Rintisan 1c di Tanjungpinang telah ditetapkan melalui SK Wali Kota Tanjungpinang,” kata Zulhidayat.

Ia menjelaskan bahwa calon siswa yang telah ditetapkan ini sebelumnya telah melalui proses verifikasi dan validasi oleh Dinas Sosial bersama pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di seluruh kelurahan se-Kota Tanjungpinang. Prioritas diberikan kepada anak usia sekolah dari keluarga miskin yang masuk dalam desil 1 dan 2 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Peserta didik telah diseleksi melalui berbagai tahapan, mulai dari administrasi untuk memastikan mereka termasuk dalam desil 1 dan 2 DTKS, kunjungan rumah, hingga wawancara dengan orang tua,” paparnya.

Zulhidayat menambahkan, persiapan sarana dan prasarana saat ini telah mencapai 85 persen. Pemko juga sedang mempersiapkan pengusulan calon tenaga pendidik, termasuk Tenaga Tata Usaha, Operator Dapodik, Bendahara Sekolah, Wali Asrama, Wali Asuh, dan Tenaga Kesehatan yang berasal dari Pemerintah Daerah melalui redistribusi penugasan PNS.

“Persiapan juga mencakup tenaga outsourcing seperti Tenaga Keamanan, Juru Masak, dan Cleaning Service,” sebutnya.

Selain itu, Zulhidayat juga menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan akan dilakukan bagi seluruh peserta didik sebelum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas terdekat dari Sekolah Rakyat.(**Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!