oleh

Pemkab Anambas Gencar Survei Usulan Desa Persiapan

ANAMBASNEWS.COM – Kabupaten Kepulauan Anambas, sebuah daerah yang terdiri dari 256 pulau dengan hanya 26 pulau yang berpenghuni, saat ini sedang aktif mengkaji usulan pemekaran desa persiapan. Langkah ini merupakan upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris telah memberikan perintah kepada jajaran pemerintahannya untuk melakukan survei langsung ke masyarakat terkait usulan desa persiapan di seluruh kabupaten.

Tim pemekaran yang dipimpin oleh Asisten 1, Akmaruzzaman, telah memulai langkah ini pada Minggu, 1 Oktober 2023.

Akmaruzzaman, yang juga menjabat sebagai Asisten 1 bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas, menjelaskan bahwa tim pemekaran akan melakukan pengecekan terhadap seluruh administrasi dan fakta terkait usulan yang diajukan ke Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Hal ini penting untuk menilai kelayakan usulan tersebut.

Akmaruzzaman menerangkan, pemerintah daerah sangat memperhatikan usulan pemekaran desa ini, mengingat Kabupaten Kepulauan Anambas berada di Kawasan Strategis Perbatasan Nasional (KSPN) dan memiliki banyak pulau yang belum berpenghuni. Selain itu, kabupaten ini juga berbatasan langsung dengan negara asing.

“Kabupaten Kepulauan Anambas ini lebih banyak lautnya ketimbang daratannya. Kewenangan laut telah diambil oleh provinsi dan pusat. Oleh karena itu, daerah kita ini perlu campur tangan pemerintah pusat secara khusus dan masif,” ungkap Akmaruzzaman.

Akmaruzzaman mengatakan, dalam usulan pemekaran desa ini, terdapat sebanyak 11 proposal yang sedang dievaluasi. Akmaruzzaman, sebagai ketua pemekaran desa, berharap semua desa yang diusulkan bisa memenuhi persyaratan atau setidaknya menjadi desa persiapan.

Ia menjelaskan, bukan hanya pemerintah “daerah yang terlibat dalam survei ini, tetapi juga tenaga ahli dari Kementerian Desa. Beberapa desa yang masuk dalam proposal pemekaran desa antara lain Tarempa Pesisir Utara, Arung Hijau, Gunung Kahwe, Muntai, Mubur Kecil, Sedanau, Tarempa Tengah, Pulau Langan, Palah, Tanjung, dan Mampok Timur,” sebutnya.

Pemekaran desa ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat setempat dan memperkuat posisi Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai bagian penting dari perbatasan nasional Indonesia. Semua langkah ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup dan pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.(Anang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed