Tanjungpinang

LAM Kepri Alami Kerugian Rp 4,5 Juta Akibat Pencurian di Gedung Gurindam 12

19
×

LAM Kepri Alami Kerugian Rp 4,5 Juta Akibat Pencurian di Gedung Gurindam 12

Sebarkan artikel ini
Anggota LAM Kepri, Atmadinata, saat di wawancara media, Minggu, 27/10/2024. (Foto: Anwar/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Gdung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di kawasan Gurindam 12, Tepi Laut, Kota Tanjungpinang, menjadi sasaran pencurian yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp 4,5 juta.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 27 Oktober 2024, itu menyita perhatian setelah maling berhasil mengambil dua barang berharga, sebuah mic wireless merek BMB berwarna hitam dan satu unit proyektor merek Epson berwarna putih.

Anggota LAM Kepri, Atmadinata, menjelaskan kronologi kejadian bahwa pelaku memasuki gedung melalui jendela yang dicongkel. Ia juga menyebutkan bahwa tidak ada petugas keamanan yang menjaga Gedung LAM Kepri selama ini. Padahal, menurutnya, pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kepri sebelumnya telah menjanjikan penempatan petugas keamanan untuk berjaga di Gedung LAM dari Oktober hingga Desember 2024. Namun, hingga peristiwa ini terjadi, belum ada petugas yang ditempatkan.

“Waktu itu, Pak Said dari PUPR menyampaikan bahwa akan menugaskan sekuriti untuk menjaga gedung, namun hingga saat ini tidak ada satupun petugas keamanan yang bertugas,” ungkap Atmadinata.

Kapolsek Tanjungpinang Kota, Iptu Missyamsu Alson, membenarkan laporan pencurian tersebut. Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan pada Sabtu, 26 Oktober 2024, untuk mengumpulkan bukti dan mempercepat penyelidikan dengan harapan dapat segera mengungkap pelaku di balik kasus ini.

Peristiwa ini menjadi perhatian, mengingat Gedung LAM Kepri berfungsi sebagai pusat kegiatan kebudayaan Melayu di Kepulauan Riau. Pihak kepolisian berharap dapat menangkap pelaku dan meningkatkan keamanan di kawasan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *