Anambasnews.com – Di wilayah yang menghubungkan Gunung Kahwe hingga Pantai Pasir Panjang, warga dari berbagai desa menggelar aksi gotong royong untuk memperbaiki jalan yang rusak, menggunakan dana swadaya yang dikumpulkan dari kontribusi masing-masing keluarga.
Gotong royong ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian bersama terhadap infrastruktur yang menjadi akses penting untuk aktivitas sehari-hari, seperti pergi ke pasar, sekolah, dan tempat kerja.
Berbagai elemen masyarakat terlibat aktif warga biasa, tokoh masyarakat, hingga pemuda yang penuh semangat. Mereka bekerja bahu-membahu dalam serangkaian pekerjaan membersihkan area jalan dari sampah dan tanah terakumulasi, mengangkut material aspal dan batu, serta melakukan pengaspalan dan penyetaraan permukaan.
“Ini semua berkat kesadaran dan kerja sama kita semua. Jalan ini penting buat kita semua, jadi harus kita perbaiki bersama,” ujar Sidi, salah satu peserta yang tinggal di Desa Telaga, pada Minggu, 1 Februari 2026.
Perbaikan melalui gotong royong diharapkan meningkatkan kualitas jalan, memperlancar mobilitas warga, dan mendorong aktivitas ekonomi seperti perdagangan.
Selain itu, aksi ini juga dipercaya mempererat hubungan antarwarga dan meningkatkan rasa memiliki terhadap lingkungan.
Sementara itu, Kepala Desa Telaga, Syawaludin, juga turut berkontribusi dalam kegiatan gotong royong bersama masyarakat.
Ia menyampaikan harapan agar kebersamaan dan kekompakan di Desa Telaga selalu terjaga dan menjadi contoh bagi daerah lain.(*Julianto)













