ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Proyek kolam retensi untuk penanggulangan banjir yang dibangun di lingkungan Ketua RW 007 Kampung Pisang Bawah telah diresmikan oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, S.P.W.K., pada tahun 2023.
Proyek tahap pertama ini dikerjakan oleh CV Bangun Cipta Rezeki dengan anggaran Rp7 miliar dan mencakup luas kolam sekitar 3,3 hektare.
Pembangunan kolam ini meliputi wilayah Kampung Sei Datuk (RW 005), Kampung Pisang Atas (RW 009), dan Kampung Kolam Renang (RW 003).
Menurut Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kepri, Andi Irawan, rencana pembangunan kolam resapan ini telah diprogramkan sejak lama, namun baru terealisasi pada 2023.
Namun demikian, banjir dengan skala besar kembali melanda beberapa kawasan, termasuk Kampung Kuala Lumpur, yang menjadi akses saluran akhir pembuangan air sungai. Hal ini memicu perhatian publik terhadap efektivitas kolam retensi yang dibangun.
Seorang anggota DPRD Bintan dari Dapil III Kecamatan Bintan Timur, Ir. H. Arif Jumana Sar’an, mendatangi area kolam retensi tersebut untuk memeriksa kondisi pintu air. Dalam inspeksi tersebut, ia didampingi oleh Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi, S.Sos., dan tokoh masyarakat Kelurahan Kijang Kota.
Arif Jumana menyoroti ketiadaan petugas operasi dan pemeliharaan untuk mengelola pintu air, yang menurutnya sangat penting agar fungsi kolam retensi dapat berjalan optimal.
“Mestinya ada yang menjaga pintu air itu. Kolam ini lebih cocok disebut sebagai penampungan air sementara sebelum dialirkan ke laut. Saya menilai proyek ini masih perlu perbaikan agar benar-benar memberikan manfaat yang optimal,” ujar Arif Jumana dalam konferensi pers pada Senin, 20 Januari 2025.
Ia juga menekankan perlunya perhatian lebih terhadap keberlanjutan proyek ini, terutama untuk memastikan bahwa kolam retensi dapat berfungsi maksimal dalam mencegah banjir di wilayah tersebut.(Alek)













