AdvetorialAnambasPendidikan dan Kesehatan

Dinkes Anambas Pantau Perkembangan Virus HMPV, Antisipasi Mulai Dilakukan

48
×

Dinkes Anambas Pantau Perkembangan Virus HMPV, Antisipasi Mulai Dilakukan

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Anambas, Feri Oktavia, Senin, 20/1/2025. (Foto: Bas/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Anambas terus memantau perkembangan Virus Human Metapneumo Virus (HMPV) yang diketahui berasal dari China.

Meski virus ini belum terdeteksi di Anambas, langkah antisipasi telah dirancang guna mencegah penyebarannya, terutama pada kelompok rentan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Feri Oktavia, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kasus HMPV dari puskesmas di wilayah Anambas.

“Virus itu belum ada masuk. Belum kita terima laporan dari puskesmas,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin, 20 Januari 2025.

Untuk mempersiapkan langkah mitigasi, Dinkes Anambas telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan Dinkes Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami sudah mengadakan rapat melalui zoom meeting minggu lalu untuk membahas antisipasi virus ini. Namun, kami masih menunggu surat edaran resmi dari dinas provinsi,” tambah Feri.

HMPV adalah virus RNA yang menyebabkan infeksi pernapasan pada manusia. Gejala umum meliputi, ringan: Batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan dan parah: Kesulitan bernapas, bronkiolitis, hingga pneumonia.

Kelompok yang paling rentan terhadap infeksi ini adalah anak-anak di bawah usia 5 tahun, lansia di atas 65 tahun, pasien dengan imunitas lemah, serta penderita penyakit pernapasan kronis.

“Virus ini menular melalui kontak langsung dengan penderita, droplet di udara, atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi,” jelasnya.

Meski berbeda dengan Covid-19, Feri menekankan bahwa langkah pencegahan serupa dapat diterapkan, seperti mencuci tangan secara teratur, menggunakan masker, menghindari kerumunan, dan menggunakan disinfektan.

Adapun langkah penyembuhan meliputi istirahat cukup, hidrasi, konsumsi obat antivirus, pemberian oksigen, serta perawatan suportif.

Dinkes Anambas akan segera menyurati puskesmas untuk memastikan kesiapan dalam menangani potensi kasus HMPV. Selain itu, sosialisasi mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga akan digencarkan.

“Kami ingin masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan. Sejauh ini, fokus kami adalah pencegahan dan edukasi,” tutup Feri.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *