Anambas

KM Mina Maritim 166 Ditolak Syahbandar untuk Distribusi Logistik Pilkada di Anambas

25
×

KM Mina Maritim 166 Ditolak Syahbandar untuk Distribusi Logistik Pilkada di Anambas

Sebarkan artikel ini
Ketua KPU Anambas, Padillah, saat di wawancara media di Desa Tarempa Timur, Senin, 11/11/2024. (Foto: Burhan/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM – KM Mina Maritim 166, yang direncanakan sebagai alat transportasi untuk distribusi logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Anambas, ditolak oleh pihak Syahbandar karena dinilai tidak layak berlayar.

Penolakan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Anambas, Padillah, dalam rapat bersama dengan sejumlah pihak terkait di Desa Tarempa Timur pada Senin, 11 November 2024.

“Dalam rapat tersebut, pihak syahbandar menyatakan bahwa KM Mina Maritim 166 tidak layak untuk melakukan perjalanan dari Tarempa menuju wilayah Siantan Selatan,” ujar Padillah.

Kapal berbahan fiberglas ini awalnya direncanakan untuk mengangkut logistik dari Desa Sri Tanjung ke beberapa desa di Kecamatan Siantan Selatan.

Namun, kuatnya arus laut di wilayah tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai keselamatan pelayaran, sehingga KPU memutuskan untuk mengikuti rekomendasi Syahbandar dengan mengganti kapal tersebut.

Selain KM Mina Maritim 166, dari 10 kapal motor (KM) yang disewa KPU untuk distribusi logistik, mayoritas di antaranya tidak memiliki kelengkapan administrasi yang memadai, seperti surat-surat izin yang telah kedaluwarsa.

Padillah mengimbau para pemilik kapal agar segera memperbarui administrasi agar kapal dapat beroperasi sesuai peraturan.

“Kepada pemilik kapal, kami meminta agar segera mengurus administrasi yang diperlukan agar kapal mereka dapat berlayar,” tegas Padillah.

Rencana distribusi logistik Pilkada dijadwalkan akan berlangsung mulai 24 hingga 26 November 2024, namun jadwal tersebut dapat disesuaikan jika kondisi cuaca tidak mendukung.

“Kami akan menyesuaikan pelaksanaan distribusi logistik sesuai kondisi cuaca. Jika diperlukan, jadwal bisa dimajukan atau ditunda,” tambahnya.

Berikut adalah nama-nama kapal yang direncanakan untuk mengangkut logistik KPU di berbagai wilayah:

1. KM Nikita Setia untuk tujuan Jemaja

2. KM Bina Ria III untuk tujuan Jemaja Timur

3. KM Nelayan Abadi untuk tujuan Jemaja Barat

4. KM Anugerah IV untuk tujuan Siantan Timur

5. KM Nusantara untuk tujuan Palmatak

6. KM Tanjung Bagus untuk tujuan Kute Siantan

7. KM Marcopolo untuk tujuan Siantan Tengah

8. KM Mina Maritim 166 untuk tujuan Siantan Selatan (diganti dengan kapal lain)

9. KM Kepiting untuk tujuan Siantan Utara

10. KM Inka Marina 599 untuk tujuan Siantan

Padillah berharap proses distribusi logistik ini dapat berjalan lancar, dengan memprioritaskan keselamatan dan kelengkapan administrasi seluruh kapal yang terlibat.(Burhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *