Batam, Anambasnews.com – Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Kota Batam Tahun 2027 yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (6/1/2026). Bersama beliau hadir Ketua Komisi I DPRD Kota Batam Jelvin Tan, SH, MH, serta anggota DPRD Amirsyah dan Hj Asnawati Atiq SE MM.
Forum ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam.
Dalam kesempatan tersebut, Kamaluddin ikut menandatangani dokumen Ranwal RKPD 2027 sebagai bentuk komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Ketua Kamaluddin juga mengapresiasi pelaksanaan forum konsultasi publik di awal tahun, yang dinilai sangat positif karena dapat mempercepat tahapan perencanaan pembangunan untuk tahun 2027.
“Dengan percepatan pembahasan ini, perencanaan bisa dilakukan lebih komprehensif. Kita juga dapat melihat capaian serta tantangan pelaksanaan pembangunan tahun berjalan sebagai bahan evaluasi untuk menyusun program dan kegiatan tahun depan,” ujar Kamaluddin.
Sementara itu, Wali Kota Amsakar Achmad menegaskan bahwa penanganan persoalan sampah dan pengendalian banjir harus menjadi perhatian serius seluruh OPD, mengingat kedua isu tersebut bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Lima belas program prioritas boleh saja berjalan dengan baik. Namun jika persoalan sampah dan banjir belum tuntas, maka manfaat pembangunan lainnya tidak akan dirasakan secara maksimal oleh masyarakat. Saya minta perhatian penuh, jiwa dan raga, untuk menyelesaikan persoalan ini,” tegas Amsakar.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam tengah melakukan transformasi paradigma pembangunan. Jika sebelumnya pembangunan lebih banyak bertumpu pada infrastruktur fisik, kini arah kebijakan juga difokuskan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci pembangunan berkelanjutan.(*Ramdan)













