Batam, Anambasnews.com – Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Amsakar Achmad, menemui warga Rempang Galang untuk memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih pada Selasa, 27 Januari 2026.
Hadir bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pertemuan ini menjadi momentum untuk membangun pemahaman bersama tentang arah pembangunan pendidikan yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Amsakar menjelaskan bahwa Sekolah Terintegrasi Merah Putih akan menghadirkan sekolah berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan prasejahtera, agar mereka tetap bisa belajar dan membangun masa depan tanpa terbebani biaya. Program ini juga bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul sejak dini sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Sekolah rakyat ini hadir untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang,” ujar Amsakar.
Secara teknis, sekolah ini akan menerapkan konsep boarding school dengan fasilitas pendidikan unggulan dan asrama layak secara gratis. Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 19 hektare, berbagai sarana pendukung seperti lapangan sepak bola, kolam renang berstandar internasional, klinik kesehatan, serta central kitchen juga akan tersedia.
Melalui konsep tersebut, peserta didik akan mendapatkan pembinaan menyeluruh mulai dari aspek akademik, karakter, hingga pengembangan potensi diri. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter, nilai-nilai kebangsaan, serta keterampilan teknologi.
“Program Presiden Prabowo ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan di Indonesia, khususnya di Batam. Oleh sebab itu, kami memerlukan dukungan dari seluruh warga dan tokoh masyarakat. Mari kita bersama-sama menyiapkan generasi terdidik untuk Batam yang lebih baik,” tutup Amsakar.**
Editor : Ind













