Bintan, Anambasnews.com – Semangat menjaga kelestarian laut dan pesisir menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) ke-53 Tahun 2026 yang digelar di Pantai Nara, Kabupaten Bintan, Kamis (4/6/2026).
Peringatan HUT HNSI tahun ini disejalankan dengan kegiatan Gerakan Laut Sehat Bebas Sampah (SEBASAH), Coral Triangle Day (CT Day) 2026, serta berbagai aksi nyata pelestarian lingkungan pesisir yang melibatkan pemerintah, organisasi nelayan, komunitas lingkungan, hingga masyarakat.
Ketua HNSI Provinsi Kepulauan Riau, Eko Prihananto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan laut dan keberlanjutan ekosistem pesisir demi masa depan generasi mendatang.
Menurutnya, peringatan HUT HNSI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga laut yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat nelayan.
“Melalui peringatan HUT HNSI ke-53 yang disejalankan dengan Gerakan Laut Sehat Bebas Sampah dan Coral Triangle Day 2026, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga laut dari pencemaran sampah serta mendukung upaya rehabilitasi ekosistem pesisir demi keberlanjutan sumber daya kelautan,” ujar Eko.
Ia menegaskan, sebagai daerah kepulauan yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan, Kepulauan Riau memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kesehatan ekosistem laut yang menjadi penopang ekonomi daerah dan sumber penghidupan ribuan nelayan.
Eko menambahkan dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau bersama HNSI akan melaksanakan sejumlah aksi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya gerakan bersih pantai dan laut, restocking ikan, penanaman lamun dan mangrove, transplantasi terumbu karang, sosialisasi Surat Laik Operasi (SLO) bagi nelayan, hingga pembagian tempat sampah.
Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap upaya pemulihan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan laut dari ancaman sampah plastik dan pencemaran lingkungan.
Eko berharap kolaborasi antara pemerintah, organisasi nelayan, dunia usaha, komunitas lingkungan, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menciptakan laut yang sehat dan berkelanjutan.
“Laut yang bersih dan sehat adalah warisan yang harus kita jaga bersama. Melalui gerakan ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga laut Kepulauan Riau tetap lestari, produktif, dan mampu memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” tegasnya.
Peringatan HUT HNSI ke-53 di Kepulauan Riau ini sekaligus menjadi simbol komitmen bersama dalam mewujudkan laut yang bebas sampah, menjaga kekayaan hayati pesisir, serta memperkuat peran nelayan sebagai garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan Indonesia.(*Dani)













