ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selama dua hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah titik, termasuk di Kampung Pisang Bawah, Kabupaten Bintan.
Hingga Kamis, 20 Maret 2025, air terus menggenangi rumah warga dengan ketinggian mencapai sepinggang orang dewasa.
Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah, S.Sos, melalui Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi, S.Sos, menyatakan pihaknya terus memonitor situasi dan telah mengerahkan tim untuk mendata kondisi terkini di lapangan.
Tim dari Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Riau bersama relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Bintan juga telah turun ke lokasi terdampak. Penasihat Tagana Bintan, Sulasno, yang berada di lingkungan RW 007 Kampung Pisang Bawah, melaporkan bahwa kondisi banjir semakin parah pada malam hari.
Camat Bintan Timur, Indra Gunawan, S.Sos, yang turut turun ke lokasi, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang berkoordinasi untuk menyiapkan dapur umum guna membantu warga terdampak.
Sementara itu, proyek kolam retensi tahap pertama yang dibangun oleh Pemprov Kepri dengan anggaran lebih dari Rp7 miliar ternyata belum mampu menahan laju aliran air secara maksimal. Akibatnya, banjir tetap terjadi dan menggenangi pemukiman warga.
Pemerintah dan tim tanggap darurat terus berupaya mengatasi dampak banjir serta memastikan bantuan segera tersalurkan kepada warga terdampak.(Alek)













