Tanjungpinang

Hari Jadi ke-242 Tanjungpinang, Wali Kota Ajak Masyarakat Doakan Korban Bencana

14
×

Hari Jadi ke-242 Tanjungpinang, Wali Kota Ajak Masyarakat Doakan Korban Bencana

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Tanjungpinang memperingati Hari Jadi ke-242, diselenggarakan secara sederhana, (Foto: Diskominfo)

Tanjungpinang, Anambasnews.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang memperingati Hari Jadi ke-242 pada 6 Januari 2026 dengan kegiatan yang diselenggarakan secara sederhana. Hal ini sebagai bentuk empati dan penghormatan kepada saudara-saudara di wilayah Sumatera dan daerah lain yang tengah mengalami musibah bencana.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini difokuskan pada kegiatan yang bersifat khidmat dan penuh makna.

“Peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Tanjungpinang kita selenggarakan secara sederhana, sebagai bentuk empati dan penghormatan kepada saudara-saudara kita di Sumatera yang sedang tertimpa musibah bencana,” ujar Teguh.

Rangkaian kegiatan diawali pada Senin (5/1/2026) dengan ziarah ke makam para leluhur dan sultan yang telah mengambil kebijakan serta berperan penting dalam sejarah Tanjungpinang. Selanjutnya, pada hari berikutnya (6/1/2026), upacara peringatan dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota, yang diikuti oleh jajaran internal Pemko Tanjungpinang.

Pada malam harinya, Pemko juga menggelar Haul dan Istighotsah yang terbuka untuk masyarakat umum di Masjid Al Uswah, Jalan D.I. Panjaitan Km. 10, mulai pukul 19.15 WIB. Kegiatan diawali dengan Salat Isya berjamaah dan doa bersama.

“Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk bermunajat dan memohon kebaikan, keselamatan, serta keberkahan bagi Kota Tanjungpinang dan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Sebagai penutup, pada Rabu (7/1/2026) akan dilaksanakan Salat Tasbih berjamaah di Masjid Al Furqan, Jalan Pemuda, pukul 09.00 WIB.

Melalui momentum ini, Pemko mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa, tidak hanya untuk kemajuan Kota Tanjungpinang, tetapi juga bagi korban bencana di Sumatera dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Berbenah Hati, Membangun Negeri, Melestarikan Budaya dan Tradisi”, sebagai refleksi untuk terus membangun kota dengan mengedepankan nilai kebersamaan, kepedulian, dan kearifan lokal.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!