Natuna, Anambasnews.com – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa peresmian Pelabuhan Penyeberangan Sedanau oleh Menko Bidang Infrastruktur dan Wilayah serta Menteri Perhubungan pada Rabu (5/11/2025) merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.
“Pembangunan ini adalah bukti kehadiran negara hingga ke pulau-pulau terluar. Kita ingin warga Kepri, termasuk di Sedanau, memiliki akses transportasi yang layak dan setara,” ujar Gubernur Ansar.
Pelabuhan Sedanau, yang terletak di pusat aktivitas perikanan dan perdagangan Natuna, akan menjadi simpul penting dalam jalur pelayaran regional. Dengan sistem Ro-Ro, pelabuhan ini diharapkan dapat memperlancar arus barang, menekan biaya logistik, dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
“Dengan pelabuhan Ro-Ro seperti di Sedanau, masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lancar dan murah. Ini menjawab kebutuhan mendesak masyarakat,” tegas Ansar.
Selain Pelabuhan Sedanau, dua infrastruktur lain yang juga diresmikan adalah Pelabuhan Penyeberangan Letung di Kepulauan Anambas dan Gedung Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau di Tanjungpinang.
Saat ini, Provinsi Kepri memiliki 62 pelabuhan aktif yang tersebar di tujuh kabupaten/kota. Pemerintah berharap pembangunan pelabuhan baru di Sedanau dapat semakin membuka konektivitas antarpulau di Natuna, memperkuat perdagangan antarwilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.(*Dani)













