ANAMBASNEWS.COM, Lingga – Bupati Lingga, Muhammad Nizar, resmi melantik sembilan pejabat eselon II dalam rangka penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan daerah. Pelantikan ini berlangsung di Gedung Daerah, Kabupaten Lingga, pada Rabu, 26 Maret 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Nizar menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan ini merupakan langkah strategis guna membangun sistem pemerintahan yang lebih adaptif terhadap tuntutan masyarakat.
“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ujar Bupati Nizar.
Wakil Bupati Lingga, Novrizal, yang turut hadir dalam prosesi pelantikan, juga memberikan pesan kepada para pejabat yang dilantik. Ia berharap mereka segera melakukan penyesuaian dan pembenahan organisasi sesuai tugas di masing-masing OPD.
“Tujuannya tentu untuk mendukung dan merealisasikan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Lingga pada periode 2025–2030,” kata Novrizal.
Berikut daftar sembilan pejabat eselon II yang dilantik beserta jabatan lama dan jabatan barunya:
1. Drs. Said Rudifallo – Dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Keuangan
2. Ruliadi, S.Pd, SD – Dari Kepala BKPSDM menjadi Asisten Administrasi Umum
3. Gandime Diyanto, ST, MAP – Dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
4. Nelawati, ST, MAP – Dari Kepala Dinas PMD menjadi Staf Ahli Bidang Pariwisata, Koperasi, dan Industri Kreatif
5. Harpiandi, ST – Dari Kepala BPKAD menjadi Kepala Dinas Pariwisata
6. Safaruddin, S.Sos, M.Si – Dari Sekretariat DPRD menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah
7. Sabirin, S.IP, M.IP – Dari Kepala Disnakertrans menjadi Sekretaris DPRD
8. Sumiarsih, S.Pd.I – Dari BPKAD menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
9. Zalmidri, SE, Par – Dari Kepala Dinas Pariwisata menjadi Kepala Dinas Kebudayaan
Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran rutin dalam struktur organisasi yang bertujuan menjaga pelayanan publik tetap optimal dan responsif.
Menurut Novrizal, rotasi ini tidak hanya sebagai kebutuhan manajerial, tetapi juga sebagai bentuk pembinaan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) agar potensi mereka terus berkembang dan dapat berkontribusi maksimal.
Dengan formasi baru ini, Pemerintah Kabupaten Lingga menegaskan komitmennya dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, bersih, dan fokus pada pelayanan masyarakat.(Suharman)













