ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Bupati Bintan, Roby Kurniawan, bersama jajaran Kepala OPD terkait, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Sosial RI di Jakarta Pusat, Kamis (16/10). Kunjungan ini bertujuan untuk menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bintan terhadap program Sekolah Rakyat yang merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyambut langsung kedatangan rombongan.
Dalam pertemuan tersebut, Roby Kurniawan menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat selaras dengan amanah UUD 1945 yang menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak bangsa. Ia meyakini program ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan harkat dan martabat kehidupan.
“Kami siap mendukung penuh kesuksesan program Sekolah Rakyat. Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Bintan telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di kawasan Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu,” ujar Roby.
Diskusi antara Bupati Bintan dan Mensos RI juga membahas mengenai tata cara dan prosedur pendirian Sekolah Rakyat. Roby Kurniawan menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan untuk mempersiapkan segala sesuatunya secara matang, demi mewujudkan tujuan mulia dari program ini.
Menteri Sosial Gus Ipul menyambut baik dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bintan dan mendorong agar persiapan pendirian Sekolah Rakyat segera dipercepat. Menurutnya, program ini merupakan wujud pemerataan hak dan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Sekolah Rakyat adalah langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi. Pendidikan gratis dan berasrama yang diberikan kepada keluarga miskin dan miskin ekstrem adalah program yang luar biasa. Sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan,” tegas Gus Ipul.
Pada kesempatan yang sama, Roby Kurniawan juga berkoordinasi mengenai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemutakhiran data ini penting agar bantuan sosial yang disalurkan tepat sasaran, sesuai dengan amanat Undang-Undang. Data DTSEN yang diperbarui setiap tiga bulan dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) akan menjadi acuan utama dalam menentukan peserta didik Sekolah Rakyat.
Roby berharap, dengan pemutakhiran data DTSEN, tidak ada lagi masyarakat miskin atau miskin ekstrem yang terlewat dari bantuan pemerintah dan dapat merasakan kehadiran negara.(*Alek)













