Anambas

BPBD Anambas Intensifkan Pemantauan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

50
×

BPBD Anambas Intensifkan Pemantauan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
Kepala BPBD Anambas, Madison, Rabu, 29/1/2025. (Foto: Bas/Anambasnew.com)

ANAMBASNEWS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Anambas terus meningkatkan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang rawan bencana, terutama banjir dan longsor.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Anambas, Madison, menjelaskan bahwa banjir di daerah tersebut umumnya disebabkan oleh dua faktor utama, yakni pasang air laut dan curah hujan yang tinggi. Beberapa wilayah yang rentan terhadap banjir di Anambas antara lain Kecamatan Siantan, khususnya di Tarempa, Kecamatan Siantan Timur, dan Kecamatan Palmatak.

“Untuk Desa Ulu Maras, banjir cenderung bertahan lebih lama karena posisinya yang cekung dan menampung aliran air dari berbagai sumber,” ujar Madison pada Rabu, 29 Januari 2025.

Dengan curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini, BPBD terus melakukan pemantauan intensif terhadap daerah-daerah yang berpotensi banjir, terutama yang dipengaruhi oleh kenaikan air pasang laut.

Selain banjir, BPBD juga memberi perhatian khusus terhadap potensi longsor, terutama di sepanjang daerah aliran sungai yang ada di Anambas. Daerah dengan tingkat kerentanan longsor yang tinggi menjadi fokus pemantauan.

“Ulu Maras di Kecamatan Jemaja Timur biasanya menjadi wilayah dengan potensi banjir dan longsor yang cukup tinggi,” tambah Madison.

BPBD Anambas mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan bencana untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru mengenai kondisi cuaca serta langkah-langkah mitigasi yang diberikan oleh pihak berwenang.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *