BatamPendidikan dan Kesehatan

BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang, Ditarget Selesai 2028

5
×

BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang, Ditarget Selesai 2028

Sebarkan artikel ini
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra Bersama Forkopimda tinjau lokasi Pembangunan Seolah Rayat, (Foto: BP Batam)

Batam, Anambasnews.com – Badan Pengusaha BP Batam terus mengawal persiapan pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di kawasan Rempang, program strategis nasional yang mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Berdiri di atas tanah seluas 18,5 hektare milik BP Batam, sekolah terintegrasi ini dirancang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi dengan memberikan akses pendidikan berkualitas secara gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa sekolah ini bukan sekadar gedung pembelajaran, melainkan investasi besar pembangunan karakter bangsa.

“Sekolah Rakyat Merah Putih menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tengah kemajuan industri. Ini adalah masa depan Batam sekaligus masa depan bangsa,” ujar Amsakar, Minggu (2/8/2026).

Saat ini pembangunan memasuki tahap pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis, meliputi penyelesaian perizinan PKKPR, AMDAL, hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Di lapangan, telah dimulai pemagaran kawasan serta upaya pengendalian dan pencegahan potensi banjir.

Seluruh proses dilakukan secara teliti dan transparan, termasuk pendekatan komunikasi dengan masyarakat sekitar, agar pembangunan dapat berjalan tepat waktu tanpa kendala. Pembangunan fisik akan dilaksanakan bertahap dengan target penyelesaian tahun 2028.

Sekolah konsep terintegrasi ini nantinya tidak hanya menyediakan ruang belajar yang representatif, tetapi juga dilengkapi fasilitas modern serta kurikulum yang memadukan pendidikan umum dengan pendidikan vokasi, membekali siswa dengan keterampilan praktis yang langsung terpakai di dunia kerja.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa kehadiran sekolah ini adalah wujud nyata pemerataan kesempatan:

“Anak-anak dari keluarga kurang mampu berhak mendapat pendidikan terbaik. Melalui pendidikan vokasi dan pembentukan karakter, mereka siap menjadi bagian dari generasi emas 2045 yang mandiri dan berdaya saing.”

Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang diharapkan kelahirannya tidak hanya mencetak lulusan cerdas, tetapi juga melahirkan pelaku pembangunan yang mampu menggerakkan roda ekonomi daerah dan nasional dari akar paling bawah.**

Editor : Ind

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *