Bintan

Bintan Bangga! STV Masuk Jajaran TOP 25 KIPP Nasional, Layani Masyarakat hingga Pelosok

42
×

Bintan Bangga! STV Masuk Jajaran TOP 25 KIPP Nasional, Layani Masyarakat hingga Pelosok

Sebarkan artikel ini
Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat menyerahkan KTP ke Warga Bintan, (Foto: Ist)

ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Bintan Inovasi pelayanan publik andalan, Serving The Villager (STV), berhasil menembus TOP 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI. Ajang bergengsi ini menjadi bukti nyata komitmen Bintan dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan berdampak.

KIPP sendiri merupakan ajang yang sangat kompetitif, diikuti oleh ribuan proposal inovasi dari berbagai instansi di seluruh Indonesia. Tahun ini, tercatat 2.298 proposal inovasi yang berasal dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, hingga BUMD. Melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, terpilihlah TOP 25 inovasi pelayanan publik dari 9 kategori yang diperlombakan.

Keberhasilan STV masuk dalam jajaran finalis ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bintan. Inovasi yang digagas oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bintan ini dinilai berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam hal pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, inovasi STV mendapat pengakuan secara nasional. Ini adalah bukti kerja keras seluruh tim STV Disdukcapil Bintan yang tak kenal lelah menyusuri wilayah pesisir hingga pulau terluar,” ujarnya dengan penuh semangat, pada Selasa, 19 Agustus 2025.

Roby menambahkan, geografis Bintan yang terdiri dari gugusan kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan publik. “STV ini menjadi jawaban sekaligus solusi. Kami memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan mendatangi langsung untuk pelayanan adminduk. Sesuai slogannya, STV menjangkau yang sulit terjangkau,” tegasnya.

Sebagai informasi, STV bukan kali pertama meraih prestasi. Pada tahun 2024 lalu, inovasi ini berhasil membawa Kabupaten Bintan meraih Innovative Goverment Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri RI. STV sendiri merupakan pola pelayanan jemput bola untuk kepengurusan administrasi kependudukan.

Tim Disdukcapil Bintan secara rutin menyusuri pedalaman hingga pulau-pulau yang sulit dijangkau untuk memberikan pelayanan langsung di tempat. Bahkan, tak jarang mereka harus menginap beberapa malam di pulau terluar, seperti pulau-pulau kecil di Kecamatan Tambelan, untuk memastikan seluruh masyarakat tercatat secara resmi dalam administrasi kependudukan. Sasaran yang dituju pun beragam, mulai dari rumah tahanan hingga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Bintan, Rusli, menjelaskan bahwa inovasi STV meliputi layanan perekaman dan percetakan langsung KTP elektronik, KIA, KK, Akta Kelahiran/Kematian maupun Perkawinan, Akta Pengesahan Anak, Pindah-Datang, hingga kepengurusan data bermasalah. “Sejak diluncurkan hingga akhir 2024 lalu, STV telah melayani 2.906 dokumen kependudukan. Kami juga bekerjasama dengan Rumah Sakit, Rumah Tahanan, dan Kantor Urusan Agama (KUA),” jelas Rusli.

Rusli menambahkan, program STV lahir sebagai jawaban atas tantangan yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berada di pulau-pulau. “Masyarakat kita, apalagi yang di pulau-pulau, ada yang harus setiap hari melaut. Di samping tidak ada waktu, jarak tempuh juga jadi perhitungan untuk mengurus berkas-berkas. Nah, menjawab tantangan itu lah maka lahir program STV ini,” paparnya.

Bintan patut berbangga karena menjadi satu-satunya Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Riau yang berhasil lolos dalam ajang KIPP tahun ini. Selain STV, 10 inovasi dari Bintan lainnya juga dinyatakan masuk pada tahapan lulus administrasi. Hingga akhirnya mengerucut menjadi 5 inovasi yang masuk pada tahapan selanjutnya, yaitu STV (Disdukcapil Bintan), Bintan Peduli Lansia (Dinsos Bintan), Si-Lancar (Disnaker Bintan), Kredit Mikro Bangkit (DKUPP Bintan), dan BOS (Bintan Ojek Sampah) dari Kelurahan Tanjung Uban Selatan.(*Alek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!