Bengkalis, Anambasnews.com – Kabupaten Bengkalis kembali menegaskan perannya sebagai daerah strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan teknologi kemaritiman. Tahun ini, Bengkalis dipercaya menjadi tuan rumah Kontes Kapal Indonesia (KKI) Tingkat Nasional Tahun 2026, ajang yang mempertemukan talenta terbaik dari perguruan tinggi se-Indonesia.
Secara resmi, KKI 2026 dibuka Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (14/9/2026). Kegiatan berlangsung hingga 17 September 2026 dan diikuti 129 tim dari 52 perguruan tinggi di berbagai daerah di Indonesia.
Pembukaan ditandai dengan penabuhan kompang oleh Bupati Hj. Kasmarni didampingi Wakil Bupati H. Bagus Santoso, perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Nunuk Suryani, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Riau Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau Dr. Indra Putra. Hadir pula unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah dr. Ersan Saputra, Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Ir. Johny Caster, serta sejumlah pimpinan instansi terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada Kementerian yang telah mempercayakan Politeknik Negeri Bengkalis sebagai tuan rumah ajang bergengsi ini.
“Kepercayaan ini bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah sekaligus momentum bagi Bengkalis untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah yang mampu menghadirkan kegiatan nasional secara baik dan profesional,” ujarnya.
Bupati mendorong agar Politeknik Negeri Bengkalis terus melahirkan inovasi dan lulusan unggul yang sesuai kebutuhan daerah, dunia usaha, serta dunia industri. KKI pun tidak boleh dipandang sekadar kompetisi merancang kapal, melainkan ruang strategis mengembangkan gagasan, teknologi, kreativitas, sekaligus memperkuat ekosistem kemaritiman nasional.
“Kita ingin KKI ini tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi menjadi ajang mendorong inovasi teknologi kemaritiman, meningkatkan kualitas SDM, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan industri,” tegasnya.
Posisi Bengkalis yang berada di kawasan kepulauan dan pesisir menjadi kekuatan tersendiri bagi pengembangan teknologi kemaritiman. Karena itu, diharapkan lahir desain dan teknologi kapal yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga tangguh, aman, efisien, dan mandiri menjawab kebutuhan Indonesia sebagai negara maritim.
“Dari Bengkalis, kita berharap lahir gagasan-gagasan besar dan inovasi teknologi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kemaritiman Indonesia,” harapnya.
Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar KKI dijadikan kesempatan memperluas wawasan, membangun jejaring, bertukar pengalaman, serta membuka ruang kerja sama antarmahasiswa dan perguruan tinggi.
“Tanamkan tiga hal: ilmu yang kuat, inovasi yang berani, dan karakter yang tangguh. Teknologi tanpa karakter dapat kehilangan arah, kecerdasan tanpa keberanian berkarya tidak melahirkan perubahan,” pesannya.
Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi berani menciptakan terobosan, mampu bekerja sama, serta peduli terhadap persoalan bangsa.
“Jadilah generasi yang tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi mampu menciptakan teknologi dan memberikan solusi bagi negeri,” ajaknya.
Mengakhiri sambutan, Bupati mengucapkan selamat bertanding. Ia meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, mengutamakan keselamatan, menjaga kebersamaan, serta menampilkan karya terbaik.
“Selamat berkompetisi. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, utamakan keselamatan, dan jadikan Bengkalis sebagai ruang melahirkan inovasi terbaik bagi Indonesia,” tutupnya.(*Suryani)













