BatamSosial dan Ekonomi

Batam Kembangkan Kampung Pariwisata Madani untuk Lestarikan Nilai Budaya

19
×

Batam Kembangkan Kampung Pariwisata Madani untuk Lestarikan Nilai Budaya

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Sosialisasi Kampung Pariwisata Madani di Pacific Palace Hotel, Rabu,8/10/2025. (Foto: Mcb)

ANAMBASNEWS.COM, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Sosialisasi Kampung Pariwisata Madani di Pacific Palace Hotel, Rabu (8/10/2025). Acara yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam ini melibatkan perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari berbagai wilayah di Batam.

Amsakar Achmad menyampaikan bahwa Kampung Pariwisata Madani adalah upaya konkret untuk mewujudkan nilai-nilai luhur yang telah lama berkembang di masyarakat Batam. “Ini adalah cara untuk mengonkretkan sistem nilai yang sudah terbangun, mewujudkan nilai-nilai madani dalam kehidupan perkampungan kita,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya merumuskan kriteria yang tepat untuk nilai-nilai madani yang ingin diwujudkan. Formulasi yang cermat diperlukan agar konsep Kampung Madani memiliki dasar yang kuat dan aplikatif.

“Harus ada pilot project sebagai referensi. Kehati-hatian diperlukan agar kampung contoh benar-benar bisa menjadi rujukan,” imbuhnya.

Amsakar mengingatkan bahwa mewujudkan Kampung Madani bukan hanya membangun gagasan, tetapi juga menghidupkan sistem nilai yang menjadi norma sosial dan budaya. Inisiatif ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Batam dalam memperkuat karakter masyarakat melalui pendekatan budaya dan partisipasi masyarakat.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardi Winata, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kolaborasi antara gerakan masyarakat madani dan pemerintah daerah. “Kami ingin mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk mewujudkan lingkungan wisata yang berkarakter dan beradab,” katanya.

Acara ini juga menghadirkan narasumber dari Kelompok Sadar Wisata Kayu Tangan Heritage Malang, yang berbagi pengalaman mengenai pengelolaan kampung wisata berbasis nilai dan budaya.(**Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *