Batam

Batam Jadi Benchmark Batu Bara untuk Tata Kelola Air dan Investasi

3
×

Batam Jadi Benchmark Batu Bara untuk Tata Kelola Air dan Investasi

Sebarkan artikel ini
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menerima kunjungan kerja Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, (Foto: BP Batam)

Batam, Anambasnews.com – Kepala BP Batam Amsakar Achmad menerima kunjungan kerja Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian pada Rabu (21/1/2026). Pertemuan untuk mendiskusikan transformasi infrastruktur air dan strategi penguatan ekosistem investasi berlangsung di Ruang Rapat Lantai 8, Gedung Annex BP Batam, di sela agenda Asosiasi Pengusaha Kawasan Industri Seluruh Indonesia (APKASI).

Tujuan pertemuan strategis ini adalah menguatkan pelayanan dasar dan memproyeksikan Batam sebagai benchmark utama dalam pengembangan Kawasan Industri Kabupaten Batu Bara ke depan.

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad memaparkan sejarah transformasi Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB). Ia menekankan bahwa sinergi antara BP Batam dan Pemerintah Kota Batam telah memacu pertumbuhan ekonomi signifikan.

“Capaian investasi melampaui target Indikator Kinerja Utama (IKU), dengan realisasi mencapai Rp68,9 triliun atau sekitar 115% dari target Rp60 triliun. Angka kemiskinan dan pengangguran di Batam juga menunjukkan tren menurun, selaras dengan perbaikan indikator kesejahteraan,” ujar Amsakar.

Terkait pengelolaan air, ia menjelaskan bahwa BP Batam bertindak sebagai regulator sekaligus eksekutor melalui kemitraan strategis dengan pihak swasta. Integrasi antara regulator dan mitra operator swasta menjadi kunci dalam mengoptimalkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekaligus menjamin resiliensi infrastruktur air bagi sekitar 1,3 juta penduduk Batam.

“Melalui program strategis 2026, kami menetapkan target agar distribusi air ke wilayah stress area dapat teratasi,” tambahnya.

Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Batam di berbagai bidang. Menurutnya, keunggulan komparatif Batam dapat menjadi benchmark bagi skema pengembangan Kawasan Batu Bara ke depan, termasuk pengelolaan layanan air bersih bagi warga dan industri, optimalisasi konektivitas wilayah, serta potensi logistik pelabuhan.

“Kami melihat perubahan Batam yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Kami berterima kasih telah menerima kunjungan kami dan ingin mendiskusikan sekaligus mengeksplorasi peluang di kawasan industri, pelabuhan, dan pengelolaan layanan dasar,” ucap Bupati Batu Bara.

Kabupaten Batu Bara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang terletak di pesisir timur Pulau Sumatera. Wilayah ini memiliki dominasi kuat pada industri pengolahan alumunium dan olekimia, serta sektor pertanian, kehutanan, perikanan, dan perdagangan.

Selain skema pengelolaan air bersih, diskusi juga mencakup rencana konektivitas logistik antar kedua daerah. Bupati Batu Bara berharap adanya jalur distribusi bahan pokok dan arus barang yang terkoneksi langsung antara Pelabuhan Batu Bara dengan Pelabuhan Internasional Batam. Hal ini didasarkan pada potensi infrastruktur Batam yang memiliki 5 pelabuhan penumpang dan 3 pelabuhan kargo yang berperan penting dalam mendukung iklim investasi dan logistik di kawasan KPBPB Batam.

Hadir mendampingi Kepala BP Batam adalah Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Djemy Francis, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan Sudirman Saad, serta jajaran pimpinan Satuan Pengelola Air Minum (SPAM) BP Batam.**

Editor : Ind

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!