Bintan, Anambasnews.com – Pemerintah Kabupaten Bintan mulai menyusun Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK), sebagai langkah memperkuat sektor industri menjadi penggerak utama perekonomian daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Penyusunan dokumen ini merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Pusat terkait pengembangan kawasan industri berbasis potensi lokal. Bintan memiliki keunggulan lokasi yang sangat strategis berdekatan dengan Singapura dan Malaysia serta didukung infrastruktur pelabuhan dan bandara yang memadai.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menegaskan pembangunan industri harus tumbuh sejalan dengan daya dukung lingkungan dan membawa manfaat luas bagi masyarakat.
“Kita ingin industri di Bintan tumbuh, namun tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan memberi dampak langsung kepada masyarakat secara luas. Target utama kita industri yang hadir mampu menyerap tenaga kerja lokal dan sekaligus menggerakkan pertumbuhan UMKM,” ujar Ronny di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan, Selasa, 11/8/2026.
Dalam dokumen RPIK tersebut, terdapat lima arah kebijakan utama:
1. Pengembangan Kawasan Industri, Memperkuat kawasan yang sudah ada dan membuka zona baru yang ramah lingkungan.
2. Hilirisasi Sumber Daya Lokal, Mengolah hasil perikanan, kelautan, dan pertanian agar memiliki nilai tambah lebih tinggi.
3. Peningkatan Kualitas SDM, Melalui pelatihan tenaga kerja lokal agar siap bersaing di sektor industri.
4. Kemudahan Investasi, Penyederhanaan perizinan dan dukungan regulasi yang memudahkan investor.
5. Kemitraan IndustriāUMKM, Menggandeng UMKM lokal menjadi bagian dari rantai pasok industri besar.
Pemkab Bintan akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Provinsi Kepri, BKPM, serta para pelaku usaha dalam menyusun masterplan tersebut. Dokumen ditargetkan selesai tahun ini dan menjadi pedoman pembangunan industri untuk lima tahun ke depan.
“Dengan perencanaan yang matang, kita berharap Bintan dapat menjadi salah satu pusat industri baru di Kepulauan Riau yang berdaya saing tinggi dan tetap berkelanjutan,” pungkas Ronny.(*Tio)













