Rohil

Pemkab Rohil dan Polda Riau Selamatkan Mangrove Sinaboi

5
×

Pemkab Rohil dan Polda Riau Selamatkan Mangrove Sinaboi

Sebarkan artikel ini
Lokasi Mangrove Sinaboi, (Foto: Internet)

Rohil, Anambasnews.com – Hampir 80 persen kawasan hutan bakau di sepanjang pesisir Sinaboi telah mengalami kerusakan dan kehilangan fungsi ekologisnya. Menyikapi kondisi yang mengkhawatirkan tersebut, Polda Riau bersama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menggelar aksi nyata pemulihan lingkungan sekaligus pelayanan sosial masyarakat dalam rangkaian kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi bertema “Merajut Kebersamaan”, Minggu (3/8/2026).

Turut dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, Kapolres Rokan Hilir, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., serta mewakili Kapolda Riau, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol. Akmadi, S.I.K., Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Suwandi, S.Sos., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI–Polri, tokoh masyarakat, hingga ratusan warga setempat.

Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Riau menegaskan bahwa Ekspedisi Merah Putih merupakan simbol kehadiran negara di wilayah pesisir perbatasan sekaligus wilayah terdepan yang selama ini kerap luput dari perhatian pembangunan.

“Kondisi kerusakan mangrove di wilayah Sinaboi telah mencapai hampir 80 persen. Dampaknya terasa nyata abrasi pantai meluas, ratusan hektare pohon kelapa mati akibat intrusi air laut, dan mata pencaharian nelayan semakin tergerus. Kita tidak bisa diam melihat ini,” ujar Akmadi.

Ekspedisi Merah Putih kali ini mencakup 17 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah, didukung oleh 8 tim, 45 unit kendaraan operasional, serta 81 relawan dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Kunjungan ke Sinaboi merupakan kelanjutan dari rangkaian ekspedisi yang sebelumnya telah menjangkau wilayah Indragiri Hilir.

Kabid Humas Polda Riau juga menyampaikan bahwa dirinya dijadwalkan akan kembali hadir di Sinaboi pada 17 Agustus mendatang selaku Inspektur Upacara Bendera membuktikan bahwa kehadiran negara di wilayah terdepan bukan sekadar kunjungan sesaat, melainkan komitmen berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif tersebut dan menegaskan makna kegiatan penanaman mangrove:

“Mangrove menjaga biota laut dan menopang kehidupan masyarakat pesisir. Dengan persatuan, kerja sama, dan kepedulian bersama, saya yakin kita mampu menjaga lingkungan dengan lebih baik. Melalui penanaman pohon mangrove ini, manfaatnya akan dirasakan oleh kita semua baik hari ini maupun generasi mendatang,” ujar Bistamam.

Ia mengajak masyarakat agar tidak berhenti pada aktivitas penanaman semata, melainkan turut merawat dan menjaga kelestarian mangrove secara berkelanjutan.

Pemkab Rokan Hilir berkomitmen terus memperkuat kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Kegiatan ditutup dengan pemasangan bendera Merah Putih secara simbolis, pembagian bubuk larvasida guna mendukung pencegahan malaria, serta penyerahan bantuan kepada masyarakat semuanya bermakna satu, Sinaboi tidak terabaikan, negara hadir, dan kita semua bersatu membangun masa depan yang lebih baik.(*Alkaf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *