BintanSosial dan Ekonomi

Penyerahan Sarana Perikanan, Pemkab Bintan Dukung Produktivitas Nelayan

16
×

Penyerahan Sarana Perikanan, Pemkab Bintan Dukung Produktivitas Nelayan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bintan, Roby Kurniawan Serahkan 11 Unit Sarana Penangkapan Ikan, (Foto: Ist)

Bintan, Anambasnews.com – Pemerintah Kabupaten Bintan terus menegaskan komitmen nyata memajukan sektor kelautan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Bupati Bintan, Roby Kurniawan, secara langsung menyerahkan 11 unit sarana penangkapan ikan kepada kelompok nelayan di Pelabuhan Sei Enam, Kecamatan Bintan Timur, Senin (3/8/2026).

Bantuan yang diserahkan terdiri dari 8 unit kapal perikanan fiber berukuran 1 GT dan 3 unit boat pancung dilengkapi mesin tempel 15 PK. Program pemberdayaan nelayan kecil ini digagas dan dilaksanakan melalui Dinas Perikanan Kabupaten Bintan, sebagai langkah strategis memperkuat daya saing dan produktivitas perikanan tangkap daerah.

Kelompok nelayan yang menerima bantuan berasal dari Kecamatan Mantang dan Teluk Bintan, meliputi Kelompok Camar Laut, Mabar, Poleh, Lumba-Lumba, Pangkil Cemerlang, Pangkil Jaya, KUB Mandiri, Tebing Niur, serta Koperasi Mitra Usaha Mulia.

Dalam sambutannya, Bupati Roby menegaskan bahwa Bintan dikaruniai kekayaan laut yang luar biasa besar — potensi itu wajib diimbangi dengan sarana dan prasarana yang memadai agar dapat dinikmati secara langsung oleh nelayan sebagai pelaku utama.

“Pemerintah hadir bukan sekadar memberikan, tetapi memfasilitasi dan memotivasi. Kekayaan laut kita besar, maka alat tangkap pun harus layak. Bantuan ini diharapkan langsung terasa: hasil tangkapan bertambah, pendapatan naik, dan kesejahteraan nelayan Bintan semakin membaik,” ujar Roby.

Bupati juga mengingatkan para penerima untuk merawat dan menjaga aset negara dengan sebaik-baiknya agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dinas Perikanan diminta senantiasa melakukan pendampingan, pembinaan, serta pemantauan berkala agar setiap bantuan benar-benar memberi dampak maksimal.

“Jangan sampai sarana ini hanya terpakai sebentar lalu terlantar. Rawatlah, karena ini adalah investasi masa depan keluarga dan daerah. Dinas Perikanan harus terus membina, memantau, dan memastikan manfaatnya sampai ke hasil akhir,” pesannya.(*Tio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *