AnambasSosial dan Ekonomi

Bupati Anambas: BLK Tetap Diperjuangkan untuk Pengembangan SDM

10
×

Bupati Anambas: BLK Tetap Diperjuangkan untuk Pengembangan SDM

Sebarkan artikel ini
Bupati Anambas, Aneng, saat di wawancara media, (Foto: Ist)

Anambasnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus memperjuangkan kehadiran Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai upaya menyiapkan tenaga kerja lokal dengan keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha.

BLK merupakan sarana pelatihan kerja yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis dan keahlian peserta, sehingga mereka siap terjun ke dunia kerja dengan kompetensi memadai.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan bahwa pembangunan BLK menjadi salah satu fokus pemerintah daerah, mengingat penguatan sumber daya manusia adalah kunci utama pembangunan daerah ke depan.

“Kehadiran BLK ini memang menjadi keinginan kita dan juga bagian dari janji politik, khususnya untuk pengembangan sumber daya manusia di Anambas,” ujar Aneng, pada Kamis, 5/2/2026.

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah mencari berbagai peluang agar BLK dapat segera diwujudkan, dengan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Sekarang lagi berusaha mencari jalan supaya BLK bisa kita hadirkan. Kita sudah menghubungi Pemerintah Pusat dan juga SKK Migas,” katanya.

Aneng mengakui bahwa pembangunan BLK belum menemukan kepastian hingga saat ini. Namun, pemerintah daerah tidak akan menghentikan upaya dan terus melakukan pendekatan secara berkelanjutan.

Salah satu opsi yang ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan perusahaan migas yang beroperasi di sekitar wilayah Anambas. Pemerintah daerah berharap mendapatkan dukungan melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Ia menilai bahwa keberadaan BLK akan memberikan manfaat langsung bagi perusahaan maupun daerah. Dengan adanya BLK, tenaga kerja terampil dapat dipersiapkan dari dalam daerah sendiri.

“Sebenarnya ini bentuk sinergitas antara pemerintah daerah dan perusahaan. Kalau BLK hadir, kita bisa menyuplai pekerja ke perusahaan itu sendiri,” jelas Aneng.

Langkah tersebut juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap tenaga kerja dari luar daerah, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat lokal.

Selain mendukung sektor migas, BLK juga dinilai dapat menunjang sektor lain yang berkembang di Anambas, termasuk pariwisata dan bidang jasa lainnya.(*Julianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *