ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau dan Diskominfo Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan Capacity Building Kehumasan Tahun 2025 di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman media dan wartawan tentang strategi kebijakan terkait inflasi dan moneter Bank Indonesia.
Program ini merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau dan Diskominfo Provinsi Kepulauan Riau. Sinergi ini bertujuan meningkatkan kualitas pemberitaan ekonomi dan keuangan di Provinsi Kepulauan Riau.
Meningkatkan pemahaman media dan wartawan tentang kebijakan ekonomi dan keuangan, meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap isu ekonomi dan keuangan. Menjaga kredibilitas institusi melalui penyampaian informasi yang baik dan benar, mencegah penyebaran hoaks dan memastikan berita yang disebarkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk diskusi interaktif, studi kasus, workshop, dan kunjungan lapangan. Peserta kegiatan ini adalah perwakilan media dan Diskominfo Provinsi Kepulauan Riau. Kunjungan lapangan dilakukan ke Kantor Berita Antara Heritage, yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman tentang jurnalisme ekonomi dan pentingnya akurasi berita.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Kepri, James Simon Pattikawa, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Informasi yang disampaikan dengan baik ini juga memastikan bahwa berita yang disebarkan oleh media dan rekan-rekan humas bukanlah hoaks, melainkan berita yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Asisten Direktur Bank Indonesia, Andik Afrinaldi, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman media dan wartawan tentang strategi kebijakan terkait inflasi dan moneter Bank Indonesia.
“Harapannya, dengan adanya pemahaman yang baik, teman-teman wartawan dapat menyampaikan informasi secara lebih akurat dan berimbang, sehingga turut meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap isu ekonomi dan keuangan,” ujarnya.(**Anwar)













