KepriTanjungpinang

PKK Kepri, BPS, dan BKKBN Luncurkan Program Keluarga Cinta Statistik untuk Tingkatkan Literasi Data di Masyarakat

33
×

PKK Kepri, BPS, dan BKKBN Luncurkan Program Keluarga Cinta Statistik untuk Tingkatkan Literasi Data di Masyarakat

Sebarkan artikel ini
PKK Kepri, BPS, dan BKKBN Luncurkan Program Keluarga Cinta Statistik, Jumat, 23/5/2025. (Foto: Ist)

ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan BKKBN Provinsi Kepri resmi mencanangkan Program Keluarga Cinta Statistik (KCS) dalam upaya meningkatkan literasi statistik di kalangan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.

Ketua TP-PKK Provinsi Kepri, Hj. Dewi Kumalasari Ansar, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya data statistik.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Tanjungpinang pada Ahad, 23 Mei 2025, Dewi menekankan bahwa kader PKK dan tim pendamping keluarga akan menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan dan menerapkan literasi statistik di lingkungan dasawisma.

“Program ini bukan sekadar pengumpulan data, tetapi membawa manfaat nyata bagi semua pihak. Keluarga sebagai unit terkecil justru menjadi kunci dalam pembangunan data yang berkualitas,” ujar Dewi Kumalasari Ansar.

Melalui KCS, keluarga didorong untuk memahami pentingnya statistik dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mengenali indikator pembangunan strategis. Harapannya, keluarga tidak hanya menjadi objek penerima data, melainkan turut berperan aktif sebagai bagian dari solusi pembangunan berbasis informasi.

KCS bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya data dalam perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan. Dewi menambahkan bahwa di era informasi yang kian deras, kemampuan memahami dan menggunakan data dengan tepat menjadi kebutuhan mendesak bagi setiap keluarga.

“Statistik bukan hanya milik lembaga, tetapi juga menjadi kebutuhan masyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarga,” jelasnya.

Program ini juga memberi manfaat langsung kepada PKK dan BKKBN dalam bentuk peningkatan kapasitas teknis dalam pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data.

Sementara bagi BPS, KCS menjadi sarana strategis dalam mendekatkan statistik kepada masyarakat dan memperkuat partisipasi publik dalam program-program statistik nasional.

“Dengan keterlibatan aktif keluarga, data yang dihasilkan akan semakin akurat dan tepat sasaran, menjadi landasan kuat untuk pengambilan kebijakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” pungkas Dewi.

Melalui sinergi antarlembaga ini, literasi statistik di Kepri diharapkan tumbuh dari lingkungan keluarga menuju masyarakat yang lebih cerdas data dan siap mendukung pembangunan daerah dengan informasi yang berkualitas.(**Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *