BintanSosial dan Ekonomi

Keluarga Pasien Diabetes di Bintan Pesisir Harapkan Bantuan Kursi Roda dari Pemkab Bintan

63
×

Keluarga Pasien Diabetes di Bintan Pesisir Harapkan Bantuan Kursi Roda dari Pemkab Bintan

Sebarkan artikel ini
Keluarga Pasien Diabetes di Bintan, Selasa, 4/2/2025. (Foto: Alek/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Sepasang suami istri, Karyono dan Darti, baru-baru ini mengunjungi keluarganya yang tengah menderita sakit kronis di Kecamatan Bintan Pesisir, Provinsi Kepulauan Riau.

Pasien tersebut, Sumarni (44), warga Desa Kelong, diketahui mengidap Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus dengan komplikasi spesifik lainnya.

Dalam kondisi terkini, Sumarni hanya bisa berbaring dan duduk, sementara aktivitas sehari-hari menjadi sangat sulit baginya. Luka parah pada telapak kaki kanannya yang harus dibalut perban medis semakin memperburuk kondisinya.

Atas keadaan ini, Darti, mewakili keluarga, berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dapat menyalurkan bantuan berupa kursi roda untuk meringankan beban Sumarni.

“Saya mewakili pihak keluarga memohon agar sekiranya dari Pemkab Bintan turut menyalurkan bantuan kursi roda kepada yang bersangkutan,” ujar Darti saat diwawancarai pada Selasa, 4 Februari 2025 sebelum kembali dari lokasi.

Sebagai informasi, pada tahun 2023 lalu, Kabupaten Bintan pernah menerima bantuan belasan kursi roda dari Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Jawa Barat.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial (Permensos) RI Nomor 7 Tahun 2021.

Program ini mencakup empat klaster penerima, yakni anak-anak, penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), serta korban bencana kedaruratan (KBK).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bintan, Samsul, SP, pernah menjelaskan bahwa bantuan kursi roda tidak dapat diberikan secara langsung, melainkan harus melalui asesmen terlebih dahulu.

“Tidak langsung dikasih tetapi harus melalui asesmen terlebih dahulu. Sebab, dengan asesmen dapat mengetahui apa saja yang mereka butuhkan,” jelas Samsul saat itu.

Hingga saat ini, keluarga Sumarni masih menanti perhatian dan bantuan dari pihak terkait demi meningkatkan kualitas hidupnya.(Alek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *