ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Ratusan warga Potong Lembu RT.03/RW.09, Kota Tanjungpinang, dengan antusias menghadiri acara silaturahmi menyambut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau nomor urut 2 dalam Pilkada 2024.
Acara ini berlangsung di halaman Vihara Potong Lembu, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, pada Selasa, 24 September 2024.
Aunur Rafiq, calon Wakil Gubernur Kepri, disambut meriah oleh pertunjukan Barongsai dan letusan mercon yang bergemuruh di area acara. Kehadiran warga yang memenuhi tempat tersebut semakin semarak dengan yel-yel dukungan, “Rudi-Rafiq, menang-menang! Rudi-Rafiq, jaya-jaya! Rudi-Rafiq, menyalah abangku!”
Dalam sambutannya, Aunur Rafiq menyampaikan salam dari calon Gubernur Muhammad Rudi, yang tidak bisa hadir karena menghadiri acara di tempat lain. Rafiq juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran warga dan berharap Rudi dapat bertemu langsung dengan warga Potong Lembu di lain kesempatan.
Lebih lanjut, Aunur Rafiq menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam pesta demokrasi. “Pesta demokrasi adalah pesta untuk bergembira, bukan ajang saling menghujat atau menjatuhkan,” katanya. Ia menegaskan bahwa semua pasangan calon, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, adalah putra-putri terbaik Kepulauan Riau, dan masyarakatlah yang berhak memilih pemimpin mereka.
Rafiq juga menyoroti pentingnya pemimpin yang mampu membaur dan selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya datang ketika membutuhkan dukungan saat Pilkada. Ia berpesan agar masyarakat mengawasi kinerja pemimpin terpilih selama lima tahun masa jabatan mereka.
Menanggapi isu money politics, Aunur Rafiq mengajak warga untuk tidak tergoda dengan uang. “Jika kita dibeli dengan uang, hubungan kita dengan pemimpin selama lima tahun hanya akan menjadi transaksi jual beli, dan bapak-ibu tidak bisa menuntut apa-apa karena suara sudah dibeli.”
Ia pun menutup pesannya dengan harapan agar warga menjaga dan mengingatkan pasangan Rudi-Rafiq jika mereka terpilih. “Jika melanggar janji politik kami, ingatkan dan datanglah kepada kami. Jika tidak didengar, silakan demo kami, dan jika perlu, turunkan kami. Karena pemimpin yang dipilih rakyat harus menepati janji-janji politiknya.”
Akhirnya, Aunur Rafiq berharap semua yang hadir dapat memahami pesan-pesan yang disampaikannya malam itu.(Anwar)













