Tanjungpinang, Anambasnews.com – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tanjungpinang Barat Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, dan berlangsung di Ballroom Hotel Alltrue Bintan, Jumat, 13/2/2026.
Acara yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Tanjungpinang ini merupakan bagian dari rangkaian penyusunan perencanaan pembangunan daerah. Kegiatan ini selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Tanjungpinang serta mengakomodasi hasil Musrenbang tingkat kelurahan.
Musrenbang kali ini mengusung tema “Kolaborasi dan Harmonisasi dalam Geliat Investasi bagi Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Kota Tanjungpinang yang Berbasis pada Pemberdayaan Masyarakat dan Pelayanan Publik yang Prima dan Disejalankan dengan Rembug Stunting”. Acara ini menitikberatkan pada sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Kecamatan Tanjungpinang Barat memiliki posisi strategis dalam peta pembangunan kota.
“Tanjungpinang Barat hari ini bukan sekadar kawasan sejarah, melainkan wajah masa depan investasi kita. Kawasan ini harus kita dorong menjadi pusat pertumbuhan yang modern namun tetap berbasis pada pemberdayaan masyarakatnya,” ujar Raja Ariza.
Ia menekankan bahwa kolaborasi dan harmonisasi menjadi kunci utama dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, perencanaan yang berkualitas harus lahir dari keselarasan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah.
“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh keselarasan pandangan antara pemerintah dan masyarakat agar setiap usulan yang lahir benar-benar menjadi solusi bagi pertumbuhan ekonomi kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, Raja Ariza menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai fondasi dalam menarik minat investor. Pelayanan yang profesional, cepat, dan transparan dinilai mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Kita harus memastikan pelayanan publik berjalan dengan standar terbaik. Pelayanan yang prima adalah karpet merah bagi investasi yang akan mengakselerasi ekonomi lokal kita,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seimbang dengan pembangunan sosial. Hal tersebut tercermin dari pelaksanaan rembug stunting yang disejalankan dalam forum Musrenbang ini.
“Investasi yang kita dorong bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tetapi bagaimana hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat. Pembangunan harus menyentuh aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh,” tutupnya.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan sentuhan pada layar monitor sebagai simbol transformasi digital dalam pelayanan publik. Hal ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mengintegrasikan teknologi pada setiap lini kebijakan pembangunan wilayah.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan piagam penghargaan kepada Kelurahan Bukit Cermin sebagai Pelaksana Terbaik Musrenbang Tingkat Kelurahan se-Kecamatan Tanjungpinang Barat Tahun 2026.
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi kelurahan lainnya untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang partisipatif dan tepat sasaran.**
Editor : Ind













