ANAMBASNEWS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Air Asuk pada hari Jumat, 19 September 2025.
Sidak ini bertujuan untuk mengontrol langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh Presiden Prabowo. Kunjungan ini dilakukan setelah adanya laporan dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyebutkan bahwa SPPG Air Asuk belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Tim sidak, yang dipimpin oleh Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Satrio Pratama, meninjau berbagai area, termasuk gudang bahan makanan, dapur produksi, tempat penyimpanan ompreng, dan area pencucian peralatan.
Hasil pemeriksaan menemukan sejumlah kekurangan, seperti tidak adanya keset kaki, belum tersedianya SOP, APAR yang sudah kedaluwarsa, serta septic tank yang tidak memenuhi syarat karena pembuangan limbah langsung ke laut.
Selain itu, sumber air bersih yang digunakan berasal dari sumur bor dan belum pernah diuji kualitasnya. Namun, tim sidak tidak dapat melihat proses produksi karena kunjungan dilakukan pada jam istirahat.
Kabid Kesmas Dinkes Anambas, Satrio Pratama, menjelaskan bahwa sidak ini bertujuan untuk memastikan standar sanitasi SPPG sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami juga melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) yang menjadi syarat untuk memperoleh SLHS,” ujarnya.
Ia mendorong pengelola untuk segera memperbaiki fasilitas, melengkapi SOP, dan mengikutsertakan tim produksi dalam Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP). “Tiga syarat untuk mendapatkan SLHS adalah PKP, IKL, dan SOP. Jika sudah lengkap, sertifikat bisa langsung diajukan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Air Asuk, Jaya Saputra, mengakui bahwa ia baru bertugas dan belum mengetahui semua persyaratan yang belum dilengkapi oleh pengelola sebelumnya. “Kami akan segera melengkapi semua persyaratan sesuai dengan arahan dan bimbingan dari Dinkes,” ucapnya.
Saat ini, SPPG Air Asuk memproduksi 557 porsi makanan bergizi setiap hari untuk siswa SMK Negeri 1, SMP Negeri 002 Air Asuk, SD Negeri 006 Liuk, dan SD Negeri 003 Air Sena.
Dengan nada humanis, Jaya menegaskan komitmennya. “Bagi kami, setiap kotak makanan yang sampai ke tangan anak-anak bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga bagian dari doa agar mereka tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Meskipun ada kekurangan, kami akan terus berbenah demi senyum mereka,” ujarnya.(*Ak)













