ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Bintan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Barek Motor pada Jumat pagi, 3 Januari 2025.
Kegiatan ini bertujuan memastikan stabilitas harga, terutama pada komoditas ayam potong, setelah perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Bintan, Setia Kurniawan, menyampaikan bahwa harga ayam potong di pasar masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Badan Pangan Nasional, yakni Rp40.000 per kilogram.
Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers di hadapan Kasubsi I Intelijen Kejaksaan Negeri Bintan pada pukul 09.45 WIB.
“Kami memastikan bahwa harga ayam potong tetap stabil dan sesuai HET. Hal ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat,” ujar Setia.
Selain itu, ia memaparkan data stok ayam potong di Kabupaten Bintan, yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga dua bulan ke depan.
Berdasarkan data dari peternak dan perusahaan, stok ayam potong di Bintan mencapai 480.357 kilogram. Dengan asumsi konsumsi bulanan penduduk Bintan dan Kota Tanjungpinang sebesar 258.172 kilogram, ketersediaan ini dianggap aman.
Setia juga merinci stok ayam berdasarkan ukuran, ayam ukuran di atas 1,7 kg: 66.414 ekor, ayam ukuran 1,5–1,7 kg: 101.856 ekor, dan ayam ukuran 1,2 kg: 178.892 ekor.
Kegiatan ini berlangsung di kawasan Kecamatan Bintan Timur, dengan fokus pada pengawasan dan evaluasi ketersediaan bahan pokok, khususnya ayam potong, guna memastikan tidak ada lonjakan harga yang merugikan masyarakat.
Dengan ketersediaan stok yang mencukupi dan harga yang stabil, Satgas Pangan Bintan optimis kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik selama beberapa bulan ke depan.(Alek)













