Batam, Anambasnews.com – Penataan kawasan melalui penempatan pot tanaman Bougenville merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan dunia usaha. Skema ini dipilih agar pembangunan estetika kota tetap berjalan, tanpa mengurangi alokasi anggaran untuk program prioritas lainnya yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Ini penting kami sampaikan agar tidak ada kesalahpahaman. Program ini tidak menggunakan APBN maupun anggaran operasional BP Batam, melainkan murni dari kontribusi pihak ketiga melalui skema CSR. Jadi sama sekali tidak membebani keuangan negara,” tegas Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.
Menurutnya, kehadiran pot-pot tersebut bertujuan mempercantik wajah kota agar terlihat lebih indah, asri, dan nyaman. Pemilihan tanaman Bougenville pun bukan tanpa alasan. Selain warnanya yang cerah dan menarik, tanaman ini sangat cocok ditanam di iklim tropis, tahan panas, serta relatif mudah perawatannya meski di lahan kering dan minim air.
“Kami ingin kota ini makin estetik. Namun tentu kami juga terbuka dengan masukan masyarakat demi perbaikan ke depannya,” ujarnya.
Ariastuty juga mengimbau agar masyarakat turut berpartisipasi menjaga fasilitas tersebut agar keindahannya bisa dinikmati dalam jangka panjang.
Sementara itu, terkait penempatan yang dinilai terlalu dekat dengan jalan raya, Ariastuty memastikan akan dilakukan penyesuaian atau adjustment.
“Terima kasih atas masukannya. Nanti pot akan digeser menjauh sekitar 5 meter dari jalan, agar tersedia bahu jalan yang cukup untuk kebutuhan darurat,” pungkasnya.
Saat ini, tanaman tambahan masih dalam proses pengiriman dari Pulau Jawa untuk melengkapi penataan kawasan tersebut.**
Editor : Ind













