ANAMBASNEWS.COM, Batam – Anggota Pemuda ICMI Kepri, Andriansyah berharap agar PT Metro Nusantara Bahari (MNB) dapat mengoptimalkan pengelolaan dan pelayanan Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre.
Hal ini menyusul penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT Metro Nusantara Bahari untuk pengelolaan pelabuhan selama 25 tahun ke depan.
Andriansyah mengapresiasi terpilihnya PT Metro Nusantara Bahari sebagai pengelola baru pelabuhan tersebut.
“Kami ucapkan selamat kepada Metro Nusantara Bahari sebagai pengelola Pelabuhan Batam Centre yang baru untuk 25 tahun ke depan,” ucapnya, saat di konfirmasi Anambasnews.com, Minggu 4/8/2024.
Ia menambahkan, dengan adanya pengelola baru ini, pelayanan serta fasilitas yang diberikan kepada publik harus lebih baik dari pengelola sebelumnya.
“Pengelolaannya harus lebih baik, yang utama itu adalah pelayanan dan infrastruktur pelabuhan bertaraf internasional,” tambah Andriansyah.
Menurut Andriansyah, kondisi pelabuhan saat ini sudah sangat baik berkat pengelolaan oleh Direktur Pelabuhan Dendi Gustinandar. “Pelabuhan sekarang maju berkembang, bisa dilihat dari infrastrukturnya dan pengelolaannya,” tuturnya.
Namun demikian, terdapat dinamika dalam proses pengelolaan ini. PT Mitra Karunia Laksana (MKL) telah melaporkan BP Batam ke Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) melalui surat tertanggal 27 Mei 2024.
PT MKL menduga proses pelelangan pembangunan dan pengoperasian Terminal Ferry Internasional Batam Centre tidak dilakukan sebagaimana mestinya.
“Biarkan proses hukum berjalan, yang terpenting bagi kita pelayanan pelabuhan harus tetap berjalan seperti biasanya,” pintanya.(Red)













