Bintan

Pemkab Bintan Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih, Targetkan 51 Koperasi Aktif Jelang Hari Koperasi Nasional

89
×

Pemkab Bintan Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih, Targetkan 51 Koperasi Aktif Jelang Hari Koperasi Nasional

Sebarkan artikel ini
Pemkab Bintan Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih, Kamis, 15/5/2025. (Foto: Ist)

ANAMBASNEWS.COM, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan “Merah Putih” yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Bintan, Ronny Kartika, saat memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Bintan di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan, Rabu, 14 Mei 2025.

Program Koperasi Merah Putih ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

Dalam rapat tersebut, Sekda Ronny meminta seluruh perangkat desa/kelurahan segera melakukan pemetaan lapangan, identifikasi potensi dan tantangan, serta mempercepat proses musyawarah pembentukan koperasi.

“Lakukan identifikasi lapangan, kemudian mapping peluang serta tantangan. Sepakati dalam musyawarah nanti arah koperasinya. Setelah terbentuk, langsung daftarkan ke notaris,” tegas Ronny.

Ia juga menjelaskan bahwa desa/kelurahan yang telah memiliki koperasi akan menjalani proses revitalisasi dan penyesuaian, sementara koperasi yang tidak aktif akan diberdayakan kembali.

Hingga kini, dua Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Desa Busung dan Desa Kuala Sempang. Pemerintah Kabupaten Bintan menargetkan pembentukan 51 koperasi dari total 36 desa dan 15 kelurahan yang ada.

Terkait proses legalitas, Ronny menyampaikan bahwa Gubernur Kepri Ansar Ahmad telah berkomitmen mendukung penuh.

Pemprov Kepri bahkan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,25 miliar untuk mendukung pembuatan akta notaris secara gratis melalui kerja sama dengan 35 notaris se-Kepri, pelatihan dan sertifikasi CEO koperasi, serta insentif Rp 200 juta untuk lima koperasi unggulan.

Lebih lanjut, Ronny menekankan pentingnya memanfaatkan potensi lokal di setiap desa dan kelurahan, salah satunya melalui pembentukan Toko Obat Koperasi yang bisa dikelola oleh tenaga apoteker lokal. Ia juga mendorong sinergi dengan lembaga yang sudah ada seperti BUMDes agar pemberdayaan koperasi semakin optimal.

“Prinsipnya, identifikasi potensi desa dan kolaborasikan. Ini peluang besar untuk anak-anak desa yang punya kompetensi,” tambahnya.

Pemkab Bintan menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung peluncuran nasional Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI pada 12 Juli mendatang, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.

Kecepatan dan keseriusan langkah Pemkab Bintan ini pun mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kepri, menjadikan Bintan sebagai daerah pertama di Kepri yang menerapkan program ini sesuai standar operasional prosedur (SOP) nasional.(Alek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!