Nasional

Pemerintah Bergerak Cepat, Ribuan Hunian Dibangun Pascabencana di Aceh

25
×

Pemerintah Bergerak Cepat, Ribuan Hunian Dibangun Pascabencana di Aceh

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Bergerak Cepat, Ribuan Hunian Dibangun Pascabencana di Aceh (Foto: Ist)

Aceh Tamiang, Anambasnews.com – Pemerintah pusat menunjukkan respons cepat dalam penanganan pascabencana dengan langsung membangun ribuan unit hunian bagi warga terdampak. Di hari pertama tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto turun langsung meninjau 600 unit pertama dari total 15.000 unit rumah yang sedang dibangun oleh Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga memimpin rapat koordinasi untuk memastikan seluruh proses pemulihan berjalan sesuai target. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan hunian layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.

Dalam kurun waktu satu bulan pascabencana, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan lebih dari 1.000 unit rumah di tiga provinsi. Selain pembangunan hunian, pemerintah juga melakukan perbaikan berbagai fasilitas publik secara bertahap guna mendukung aktivitas dan pemulihan kehidupan masyarakat.

Kawasan hunian di Aceh Tamiang dibangun di atas lahan seluas 5,5 hektare dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti jaringan listrik, air bersih, akses jalan utama, rumah ibadah, area bermain anak, hingga fasilitas internet gratis. Tak hanya itu, di seberang kawasan tersebut juga tengah dibangun hunian tetap di atas lahan seluas 3,5 hektare.

Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan hunian ini mengedepankan prinsip cepat, layak, dan terintegrasi. Selanjutnya, pemerintah daerah akan melakukan pendataan serta pengaturan bagi warga yang akan menempati rumah-rumah tersebut agar proses relokasi berjalan tertib dan tepat sasaran.

Langkah cepat ini menjadi bukti kehadiran negara dalam menjamin pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana, sekaligus memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dalam lingkungan yang aman dan manusiawi.**

Editor : Dani

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *