oleh

Pasar Ikan Ranai Terhambat Proses Lelang

ANAMBASNEWS.COM, NATUNA – Pemerintah Jepang mengalokasikan anggaran dana hibah sebesar 57 miliar untuk pembangunan pasar ikan Ranai, Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Rencananya, pasar ini akan dibangun di dekat pasar tradisional Ranai, Natuna. Namun, hingga saat ini, proyek ini masih terhambat oleh sejumlah kendala, terutama terkait proses lelang yang gagal.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Natuna, Hadi Suryanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan semua fasilitas yang diperlukan untuk proyek ini, termasuk lahan, perencanaan, dan pengawasan.

“Semua persiapan telah selesai, dan yang tersisa hanyalah proses lelang fisik bangunan. Namun, proses lelang ini sudah dua kali gagal dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang pertama pada tahun 2022 dan yang kedua pada tahun ini,” sebutnya.

Jojo, panggilan akrab Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Natuna, mengaku tidak mengetahui penyebab pasti kegagalan dalam proses lelang tersebut.

Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa rencana lelang akan diulang tahun ini.

“Diharapkan, kali ini tidak akan ada kendala yang menghambat, sehingga pembangunan pasar ikan Rani yang higienis bisa segera terlaksana,” ujarnya.

Jojo menerangkan, pasar ikan ini direncanakan menjadi fasilitas modern yang mencakup taman, pabrik es mini, mushola, dan dirancang untuk bersih dan rapi.

Namun, kendala terbesar dalam pembangunan ini adalah izin reklamasi, yang hanya berlaku selama dua tahun, sementara waktu yang dibutuhkan untuk proyek ini sudah melebihi batas izin tersebut. Oleh karena itu, perpanjangan izin harus dilakukan antara Direktorat Jenderal ke Direktorat Jenderal.

Jojo menyatakan, Pemerintah Daerah Natuna telah lama menggagas pembangunan pasar ikan ini, yang merupakan bantuan hibah dari Jepang.

“Kita harap proses lelang segera diselesaikan dan pembangunan proyek pasar ikan Ranai dapat segera dilaksanakan,” ucapnya.(Sarwanto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed