Tanjungpinang

Pangdam I/BB Pimpin Apel Siaga Bencana di Tanjungpinang

17
×

Pangdam I/BB Pimpin Apel Siaga Bencana di Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini
Pangdam I/Bukit Barisa menggelar Apel Siaga Bencana, Senin, 29/7/2024. (Foto: dok. Pangdam I/Bukit Barisan)

ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Mayjen TNI Mochammad Hasan, Pangdam I/Bukit Barisan, memimpin langsung Apel Siaga Bencana dalam rangka Latihan Posko I dan Latihan Lapangan Korem 033/Wira Pratama Tahun Anggaran 2024. Acara tersebut berlangsung di Laman Tugu Sirih, Kota Tanjungpinang, pada Senin, 29 Juli 2024.

Acara pembukaan Apel Siaga Bencana tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Pangkogabwilhan, Panglima Koarmada I atau perwakilannya, Gubernur Kepulauan Riau, Kapolda Kepulauan Riau yang diwakili oleh Kapolresta Tanjungpinang, Komandan Korem 033/WP, Komandan Korem 032/Wira Praja, Kapinda Kepri, Kajati Provinsi Kepri, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Lantamal IV Kota Batam, Kapolres Bintan, dan para unsur pimpinan instansi terkait serta peserta latihan.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Mochammad Hasan menyampaikan pentingnya latihan penanggulangan bencana alam di Korem 033/WP, mengingat Indonesia sering dilanda berbagai bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan letusan gunung berapi.

“Kejadian-kejadian tersebut mengingatkan akan pentingnya kesiap-siagaan dan koordinasi yang kuat dalam menghadapi situasi darurat. Oleh karena itu, latihan ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dalam menanggulangi bencana,” ujarnya.

Latihan yang akan dilaksanakan dari tanggal 29 Juli hingga 8 Agustus 2024 ini, menurut Pangdam I/BB, bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga merupakan kesempatan berharga untuk menyatukan kekuatan, pengetahuan, dan sumber daya yang dimiliki oleh berbagai elemen, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.

Mayjen TNI Mochammad Hasan berharap semua pihak yang terlibat dalam latihan ini dapat bersinergi, memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, serta selalu siap bekerjasama dalam situasi apapun.

“Dengan demikian, kita akan lebih siap dan tangguh dalam menghadapi segala bentuk bencana yang mungkin terjadi di masa mendatang,” tambahnya.

Ia juga menegaskan pentingnya keselarasan antara prosedur tetap yang dimiliki oleh TNI dan Polri dengan rencana penanggulangan bencana yang disusun oleh pemerintah daerah.

Keselarasan ini diperlukan agar setiap langkah yang diambil dapat sesuai dengan strategi yang telah direncanakan, sehingga pelaksanaan penanggulangan bencana dapat dilakukan dengan efisien dan efektif.

Pangdam I/BB juga menyebutkan bahwa siklus penanggulangan bencana meliputi pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, serta rehabilitasi dan rekonstruksi.

Setiap tahap tersebut harus diselaraskan dengan prosedur yang ada agar setiap tahap memiliki peran penting dalam mengurangi risiko sebelum bencana terjadi, mempersiapkan respon yang diperlukan, menangani situasi darurat, hingga melakukan pemulihan pasca bencana.

Pada penutupan sambutannya, Mayjen TNI Mochammad Hasan mengajak peserta latihan untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin guna meningkatkan kemampuan mereka dalam menanggulangi bencana alam.

“Ikuti semua petunjuk penyelenggaraan agar tercapai sasaran latihan, dan perhatikan faktor keamanan baik personel, materiil, maupun kegiatan selama latihan,” tutupnya.(*Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!