Batam

Mutasi Besar-besaran di Polda Kepulauan Riau, 477 Personel Bergeser: Ini Daftar Perwira yang Berganti Posisi

6
×

Mutasi Besar-besaran di Polda Kepulauan Riau, 477 Personel Bergeser: Ini Daftar Perwira yang Berganti Posisi

Sebarkan artikel ini
Kombes Pol Nona Pricillia Ohei (Foto: Ist)

Batam, Anambasnews.com – Perombakan besar terjadi di tubuh Polda Kepulauan Riau. Sebanyak 477 personel, mulai dari perwira hingga bintara di jajaran Polda dan Polres/Polresta, resmi dimutasi dan dialih-tugaskan.

Kebijakan ini tertuang dalam lima Surat Telegram Kapolda Kepri tertanggal 23 April 2026, yang menjadi bagian dari langkah strategis untuk penyegaran organisasi sekaligus peningkatan kinerja kepolisian di wilayah Kepulauan Riau.

Melalui Kabidhumas Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, dijelaskan bahwa mutasi ini mencakup 103 perwira, 173 bintara, serta puluhan bintara remaja dan lulusan sekolah pembentukan. Rotasi tidak hanya soal jabatan (tour of duty), tetapi juga perpindahan wilayah tugas (tour of area) guna memperkaya pengalaman personel di berbagai karakteristik daerah.

Sejumlah nama perwira ikut bergeser dalam mutasi kali ini. Di antaranya Gilang Akbar yang kini menjabat Kasubdit 2 Ditreskrimsus, serta Rudi Syahriadi Idris yang dipercaya sebagai Kakorsis SPN Polda Kepri. Ada juga Salahuddin yang kini mengisi posisi Kabagbinopsnal Ditreskrimsus.

Perubahan juga terjadi di tingkat Polres, seperti Eri Sujati yang bergeser menjadi Wakapolres Karimun, serta Ahmad Rudi Prasetyo yang kini menjabat Wakapolres Bintan.

Sementara di level Kapolsek, rotasi turut menyentuh sejumlah wilayah strategis. Tigor Dabariba kini dipercaya memimpin Polsek Bengkong, dan Jafri Aziz menjabat Kapolsek Bulang.

Kabidhumas menegaskan, mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk pembinaan karier, penyegaran, serta penempatan personel sesuai kebutuhan institusi.

“Dengan rotasi ini, diharapkan kinerja organisasi semakin efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kepulauan Riau,” ujar Nona Pricillia Ohei.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan presisi, di tengah tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *