AnambasHukum dan Kriminal

Misteri Kematian Pegawai Imigrasi Tarempa: Tiga Intelijen Diterjunkan

49
×

Misteri Kematian Pegawai Imigrasi Tarempa: Tiga Intelijen Diterjunkan

Sebarkan artikel ini
TPU Lokasi Pemakaman Pegawai Imigrasi Tarema, Harsyad, Selasa, 20/10/2025. (Foto: Ak/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM – Tiga personel intelijen dari Direktorat Jenderal Imigrasi diterjunkan langsung ke Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, untuk membantu pihak kepolisian dalam mengungkap kasus kematian Harsyad (53), seorang pegawai Imigrasi Tarempa yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi yang mencurigakan.

Langkah cepat ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly, yang memberikan perhatian serius terhadap kasus ini.

Sebelumnya, Harsyad ditemukan meninggal dunia di area semak-semak menuju Kampung Flores, Desa Tarempa Selatan, pada Jumat, 17/10/2025. Kondisi jenazah yang tidak wajar mendorong Kemenkumham untuk segera mengirimkan tim khusus ke lokasi kejadian.

“Benar, kami diperintahkan langsung oleh Bapak Menteri untuk datang ke Anambas dan mencari tahu penyebab kematian pegawai kami,” ujar Koordinator Forum Intelijen Cyber Dirjen Imigrasi, Yusup Umardani, pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Yusup menjelaskan bahwa pihaknya pertama kali mengetahui kabar duka ini dari pemberitaan media massa. Informasi tersebut kemudian diperkuat setelah Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Anom Wibowo, yang memiliki latar belakang di lingkungan Imigrasi, menghubungi Dirjen Imigrasi untuk meminta tindakan cepat.

“Autopsi yang dilakukan ini adalah perintah langsung dari pimpinan kami. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi Kementerian,” tegas Yusup.

Tim Intelijen Dirjen Imigrasi turut hadir dalam proses autopsi yang dilakukan oleh Tim Forensik Polda Kepri di TPU. Proses ini menjadi bagian krusial dalam penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti kematian Harsyad.

“Imigrasi, melalui bidang intelijen, terus berkoordinasi dengan Polda Kepri untuk menemukan titik terang. Kami juga melakukan investigasi internal untuk menelusuri aktivitas korban sebelum meninggal,” lanjut Yusup.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Tarempa, Ferry Khrisdiyanto, menggambarkan Harsyad sebagai pegawai teladan. “Beliau adalah anggota kami yang baik, sangat loyal, dan memiliki dedikasi tinggi,” katanya.

Ferry menambahkan bahwa Harsyad telah lama mengabdi di dunia keimigrasian, memulai karirnya sebagai tenaga honorer hingga akhirnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Kantor Imigrasi Tarempa.

“Selama bekerja, beliau tidak pernah memiliki masalah, baik di kantor maupun di luar. Beliau adalah sosok yang tenang dan selalu membantu rekan-rekannya,” jelas Ferry.

Ferry berharap aparat kepolisian dan tim dari Kemenkumham dapat segera mengungkap misteri di balik kematian bawahannya. “Kami percaya pihak kepolisian bekerja secara profesional. Kebenaran harus terungkap, dan siapa pun pelakunya harus bertanggung jawab,” tegasnya.(*Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!