AnambasPendidikan dan Kesehatan

Menjadi Awak Kapal Kemanusiaan, Nendra Bangga Layani Masyarakat Terpencil dengan RSA Lie Darmawan II

54
×

Menjadi Awak Kapal Kemanusiaan, Nendra Bangga Layani Masyarakat Terpencil dengan RSA Lie Darmawan II

Sebarkan artikel ini
Kapal RSA Lie Darmawan II, Sabtu, 17/5/2025. (Foto: Ak/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM – Menjadi bagian dari misi kemanusiaan memberikan kebanggaan tersendiri bagi Nendra, Chief Officer Rumah Sakit Apung (RSA) Lie Darmawan II. Hal ini ia ungkapkan saat ditemui awak media di Pelabuhan Sri Siantan, Tarempa, Anambas, Sabtu, 17 Mei 2025.

“Alhamdulillah senang, karena kehadiran kami sangat dinantikan warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujar Nendra mengawali percakapan.

Nendra telah mengabdi selama dua tahun di kapal RSA Lie Darmawan II yang dikelola oleh Yayasan Dokter Peduli. Ia menceritakan perbedaan mencolok antara bertugas di kapal niaga dan kapal kemanusiaan.

“Kalau kapal niaga, kita mengikuti alur pelayaran resmi dan melayani perusahaan. Sedangkan di kapal ini, kita menjangkau daerah-daerah yang jarang dilewati kapal lain, melayani masyarakat yang sakit,” jelasnya.

Ia juga membagikan pengalaman menegangkan saat kapalnya dihantam badai di Laut Banda tahun lalu, saat berlayar dari Maluku menuju Maluku Utara.

“Air masuk dari haluan depan, gelombang setinggi empat meter menghantam terus-menerus. Tapi Alhamdulillah kami bisa melewatinya. Saya yakin karena niat kami membantu orang, Allah memudahkan langkah kami,” ungkap Nendra.

RSA Lie Darmawan II mulai beroperasi sejak tahun 2022 sebagai armada kedua setelah kapal pertama tenggelam pada 2021. Kapal ini dirancang menyerupai kapal Pinisi dengan panjang 40 meter dan lebar 6 meter, digerakkan oleh mesin Yanmar berkekuatan 400 Horse Power (HP), dan berkecepatan 5-6 knots. Kapal ini juga dilengkapi teknologi canggih seperti radar dan sistem autopilot.

Tak hanya itu, RSA Lie Darmawan II memiliki dua ruang bedah yang digunakan untuk menangani berbagai operasi, dari caesar hingga pengangkatan kista dan kanker. Doni, salah satu petugas medis di kapal tersebut, menyampaikan rasa syukurnya bisa membantu masyarakat.

“Alhamdulillah semua bisa ditangani bang,” ucap Doni.

Rencananya, kapal ini akan melayani masyarakat di Tarempa, Anambas, mulai 19 hingga 23 Mei. Setelah itu, RSA Lie Darmawan II akan melanjutkan pelayaran ke Tambelan dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara, untuk melanjutkan misi kemanusiaannya.

Dengan semangat kemanusiaan yang tinggi, RSA Lie Darmawan II terus menjadi harapan bagi masyarakat di pulau-pulau terpencil yang selama ini sulit mendapatkan akses layanan kesehatan.(Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!